Author: Administrator

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 57

Minggu, 26 Februari 2023 Pembacaan Alkitab: Kejadian 10-12 DIBERKATI UNTUK MENJADI BERKAT Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” (Kejadian 13:3) Ayat ini menjelaskan tentang awal penggenapan janji Allah kepada manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa melalui Abraham, yaitu janji Allah akan keselamatan kepada bangsa Israel. Allah akan membuka lembaran baru bagi ciptaan-Nya yang sungguh-sungguh menerima keselamatan itu untuk kembali dibaharui. Melalui Abraham, janji keselamatan itu diberitakan dan memperkenalkan Yesus sebagai Pribadi yang akan menggenapi janji Keselamatan itu. Janji keselamatan itu akan diperoleh hanya melalui pengorbanan Yesus. Oleh-Nya banyak orang akan menerima berkat, bukan hanya menerima berkat saja tapi juga diberikan kepercayaan untuk menjadi berkat. Berkat yang diterima bersifat universal jadi tidak hanya Abraham saja, tapi juga untuk semua orang yang menerima keselamatan itu. Berkat jasmani dan rohani akan mengikuti kita, yaitu kekuatan, Kesehatan, dan keperluan kita dicukupkan, hidup kita aman dalam perlindungan Tuhan. Sedangkan berkat rohani berbicara tentang iman kita dan manusia rohani kita menjadi makin dewasa di dalam Kristus, hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang untuk kemuliaan Tuhan. Kita sudah hidup dalam berkat-Nya. Kita Diberkati untuk memberkati, itulah tujuan Tuhan Yesus memberkati kita. Biarlah hidup kita menjadi saluran berkat bagi semua orang.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 56

Sabtu, 25 Februari 2023 Pembacaan Alkitab: Kejadian 7-9 PEMELIHARAAN TUHAN BAGI ORANG BENAR Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini. (Kejadian 7:1) Dalam pemikiran kita, pada umumnya hukuman pasti akan mendatangkan penderitaan, kesulitan, perasaan tidak nyaman bagi hidup kita. Tetapi tidak dengan Nuh, di tengah penghukuman yang terjadi masa itu ia tetap mengalami kemurahan Tuhan. Hukuman yang dijatuhkan Tuhan kepada manusia dan seluruh ciptaan-Nya pada zaman nabi Nuh sangat dahsyat. Dalam Kej. 7:4 dicatat bahwa TUHAN akan menurunkan hujan selama 40 hari 40 malam untuk menghapuskan segala yang ada di muka bumi. Akibat dari penghukuman Tuhan, hanya tersisa keluarga Nuh. Menapa hanya keluarga Nuh yang diselamatkan oleh Tuhan? Apa istimewanya keluarga Nuh? Karena Nuh berbeda dari orang sezamannya yang hidup dalam dosa, sedangkan ia benar, tidak bercela & bergaul dengan Allah (Kej. 6:9; 7:1). Dari keluarga Nuh kita dapat belajar bahwa orang yang hidup benar di hadapan Tuhan akan selalu ada dalam pemeliharaan-Nya (Mzm. 34:18). Hidup orang benar selalu ada dalam pengawasan Tuhan. Nuh bisa merasakan sukacita dan pengharapan di tengah situasi yang tidak menyenangkan. Hari-hari ini, keadaan semakin hari semakin tidak baik-baik saja. Tuhan Yesus menyamakan keadaan akhir zaman dengan keadaan pada zaman Nuh, masa ketika banyak orang terlena dalam kejahatan (Mat. 24:37-39). Keadaan yang semakin jahat jangan membuat hidup kita semakin serupa dengan dunia ini, tetapi kita harus tetap menjaga kesalehan hidup kita. Kita mau belajar dari Nuh, bagaimana orang benar dipelihara oleh Tuhan. Biarlah hidup kita semakin hari semakin berkenan di mata Tuhan, sebab kita adalah representasi Allah di dunia ini. Firman Tuhan adalah standar kehidupan kita. Kuasa Roh Kudus memampukan kita hidup benar di mata-Nya dan tidak terlena oleh arus kejahatan dunia.

Exploding lava flow in Hawaii

TUNGGU TANGGAL MAINNYA

“sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis.” (Luk. ‭21‬:‭22‬)   Keadilan menjadi satu hal yang sering disuarakan oleh kebanyakan orang, terutama dengan didukungnya era kebebasan berpendapat yang digaungkan pada beberapa waktu belakangan ini. Keadilan juga merupakan penantian orang benar khususnya bagi mereka yang mengalami tekanan dan ketidakadilan. Orang-orang ini mengharapkan sebuah masa dimana orang jahat akan dihakimi dan dihukum sesuai perbuatannya.   Dalam bacaan hari ini, kita dapat melihat adanya nubuat akan terjadinya keruntuhan Yerusalem. Kita juga mengetahui bahwa bangsa Israel yang menjadi bangsa pilihan Tuhan mengalami kehancuran karena mereka hidup dalam ketidakadilan, mereka hidup tidak sesuai dengan apa yang berkenan bagi Tuhan, bahkan puncaknya mereka menolak kehadiran Mesias yang dalam hal ini adalah Yesus. Adapun kehancuran tersebut terjadi dengan maksud yaitu Allah hendak memurnikan mereka dari segala perbuatan yang telah mereka lakukan.   Ketidakadilan juga merupakan hal yang tidak disukai oleh Allah. Sekalipun pelakunya adalah umat-Nya, Ia tetap tidak suka. Oleh karena itu, Allah tidak akan tinggal diam terhadap ketidakadilan. Akan datang waktunya dimana kebenaran akan ditegakkan-Nya dengan adanya penghakiman dan segala sesuatu akan digenapi oleh Allah pada waktu-Nya. Allah adalah Allah yang adil, yang menghukum seseorang sesuai dengan perbuatan-Nya. Jika hari ini kita melihat orang fasik bersukacita, tidak perlu iri (Mzm. 73). Tunggu tanggal mainnya dari Tuhan!   Tidak ada satu pun yang terluput dari mata Tuhan, semua akan dihakimi pada waktunya. God bless!!!

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 55

Jumat, 24 Februari 2023 Pembacaan Alkitab; Kejadian 4-6 “Jangan Dikendalikan oleh Amarah” “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.” (Kejadian 4:6-7) Dalam ayat ini, kita tahu bahwa Kain membiarkan kemarahannya yang kemudian berkembang menjadi pahit hati. Apakah marah itu berdosa? Dalam Efesus 4:26-27 mengatakan, “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.”, dengan kata lain marah bukanlah dosa selama tidak membiarkan kemarahan itu mengendalikan hidup kita yang kemudian membuat kita melakukan dosa Berbeda dengan amarah yang diluapkan oleh Kain, ia membiarkan rasa marah itu mengendalikan dirinya sehingga dia tidak memiliki pikiran yang jernih & benar, yang akhirnya membuat Kain mengambil Tindakan berdosa dimata Tuhan dengan membunuh Habel saudaranya. Dan ada konsekuensi yang harus ia tanggung dari sikap amarah yang salah tersebut. Mari kita, menghindari amarah yang akan merusak diri kita & jangan membiarkan rasa marah itu mengendalikan hidup kita yang akan membuat kita melakukan perbuatan berdosa. Awalilah hari ini dengan kembali Menyerahkan hati kita kepada Tuhan, sehingga apapun yang kita lakukan biarlah dikendalikan & dipimpin oleh Roh Kudus

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 54

Kamis, 23 Februari 2023 Pembacaan Alkitab; Kejadian 1-3 Maksud Penciptaan Manusia Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” (Kejadian 1:28) Setiap apapun yang ada di sekeliling kita pastilah memiliki tujuan di balik pembuatannya. Alasan mengapa benda itu dirancang sedemikian rupa, adalah untuk mempermudah pekerjaan kita, meningkatkan kenyamanan, maupun hanya untuk memperindah saja, dll. Seperti robot, dibuat untuk memudahkan pekerjaan manusia. Jadi jelas sekali setiap sesuatu yang ada disekitar kita memiliki fungsi dan tujuan masing-masing dalam penciptaanya. Demikian juga dengan manusia yang diciptakan oleh Tuhan juga memiliki tujuan dalam pemikiran Tuhan. Bukan untuk tujuan yang sia-sia, akan tetapi memiliki tujuan yang luar biasa. Untuk memenuhi tujuan tersebut, Allah juga sudah memperlengkapi manusia dengan fungsi-fungsi yang sesuai. Kita tahu bahwa Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya (Kej. 1:27). Tidakkah hal ini sesuatu yang luar biasa? Seperti halnya robot yang diciptakan manusia untuk dapat menirukannya dan melakukan apa yang manusia bisa lakukan, Allah pun menciptakan manusia untuk dapat melakukan apa yang dilakukan oleh Tuhan. Namun, ada perbedaan yang besar antara robot ciptaan manusia dengan manusia yang adalah ciptaan Allah sendiri. Robot hanya diciptakan untuk membantu meringankan pekerjaan manusia dan dikontrol saja, namun manusia diciptakan bukan untuk membantu Tuhan akan tetapi ia justru diberi kebebasan oleh Allah untuk melakukan kehendaknya sendiri (free will). Bahkan dalam Kejadian 1: 26 jelas Allah memberikan kuasa kepada manusia untuk berkuasa atas apapun yang ada di dunia ini. Jadi kita manusia sangat special dan luar biasa dalam tujuan penciptaanya, oleh karena itu pergunakanlah kuasa yang sudah Allah mandatkan guna memuliakan Nya, janganlah merasa rendah diri dari apapun atau siapapun, sebab kita ini diciptakan serupa dan segambar dengan Allah dengan tujuan yang Mulia.

red tailed rat snake gonyosoma oxycephalum, close up

WASPADA PENYESATAN

Jawab-Nya: “Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka. (Luk. 21:8)   ‘Kepo’ merupakan istilah yang patut disematkan pada manusia, bahkan mungkin ini menjadi tabiat manusia. Kepo merupakan bahasa gaul yang sering digunakan oleh anak muda zaman sekarang, kepo artinya adalah rasa ingin tahu yang berlebihan tentang kepentingan atau urusan orang lain. Salah satu hal yang manusia ingin tahu adalah tentang akhir zaman. Entah kenapa, banyak orang yang tertarik ingin mengetahui hal-hal yang bersifat misteri, banyak orang yang jadi cari tahu tentang kebenaran perkiraan waktu akhir zaman. Tidak sedikit orang yang menubuatkan tentang akhir zaman dan banyak orang yang percaya. Hampir setiap dekade ada orang yang menubuatkan tentang akhir zaman secara detail, tetapi banyak yang tidak tergenapi. Tuhan Yesus menjelaskan tentang beberapa tanda-tanda kedatangan-Nya, salah satunya adalah penyesatan.   Hari-hari ini banyak orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai hamba Tuhan, dan apa yang diajarkannya tentang Yesus, tetapi hasil dari pengajarannya tidak alkitabiah atau mengajarkan Yesus yang lain. Dalam hal ini, kita harus waspada agar tidak mudah disesatkan oleh pengajaran yang tidak sesuai firman. Banyak dari kita yang memuaskan ‘kepo’ kita dengan menanyakan kapan waktunya. Dari pada fokus pada hal tersebut, lebih baik kita fokus mempersiapkan diri kita sebaik mungkin, sehingga pada saat Ia datang menjemput kita, iman kita tetap tertuju kepada-Nya dan tidak menjadi lemah. Jangan mudah tertarik kepada orang yang bernubuat tentang akhir zaman, ujilah terlebih dahulu tentang kebenarannya, apakah sesuai dengan firman Tuhan atau tidak. Jangan terlalu mengkultuskan hamba Tuhan tertentu, sebab mereka hanyalah alat. Fokuskanlah iman kita hanya kepada Tuhan Yesus.   Kiranya iman kita tidak goyah dan kita pun memiliki pengharapan iman bahwa suatu saat kelak kita akan bertemu Dia di surga. God bless!!!

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 53

Rabu, 22 Februari 2023 Pembacaan Alkitab: Amsal 29 – 31 RASA SYUKUR & RASA CUKUP Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa Tuhan itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri,dan mencemarkan nama Allahku. (Amsal 30 : 7-9) Dalam nats Alkitab hari ini, penulis Amsal hendak menyampaikan perihal permohonannya kepada Tuhan untuk menjauhkan dirinya dari sifat curang dan bohong. Kita tahu sebagai manusia ada banyak kebutuhan yang terus kian bertambah, hingga membuat beberapa orang menghalalkan segala cara untuk memenuhinya. Namun hal demikian tidak dapat dibenarkan untuk dilakukan, Sebab jelas sekali Firman Tuhan menjelaskan bahwa perbuatan tersebut adalah hal yang salah dan tidak berkenan kepada Tuhan. Karena itu selalu mengucap syukurlah dalam segala keadaan karena itu yang menjadi kunci untuk tidak melakukan suatu kecurangan ataupun kebohongan. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.(1Tes 5:18) Setiap berkat yang kita terima dengan ucapan syukur dan rasa cukup membuat kita tidak akan sombong bila mempunyai harta yang berlimpah, atau berkecil hati apabila sedang dalam keadaan kekurangan, sehingga tidak melakukan perbuatan tercela yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan

Cute dog behind the kitchen table

SEMUA HANYA SEMENTARA

“Apa yang kamu lihat di situ – akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.” (Luk.‬ ‭21‬:‭6‬)   Firman Tuhan hari ini mengisahkan tentang nubuat akan terjadinya kehancuran bait Allah. Pada saat itu, bait Allah dielu-elukan orang karena keindahannya yang dihiasi oleh bebatuan yang indah dan berbagai barang persembahan. Merujuk pada sejarah, nubuat itu memang benar terjadi. Pada tahun 70 sesudah masehi, bait Allah tersebut dihancurkan oleh kerajaan Romawi dan hanya menyisakan sebuah tembok yang saat ini dikenal sebagai tembok ratapan. Disebut Tembok Ratapan karena orang-orang Yahudi seringkali mengadakan ibadat pada tembok itu dengan memegang temboknya sambil meratapinya.   Adapun nubuat tentang kehancuran bait Allah yang kita baca pada hari ini mengingatkan kita bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini, semua hanya bersifat semu atau sementara. Semegah apapun suatu bangunan berdiri, akan ada masanya bangunan tersebut hancur. Bahkan, sekuat apapun tubuh kita yang masih berdiri tegak sampai saat ini pun akan ada saatnya akan terbaring kaku. Dengan mengetahui hal tersebut, seharusnya membuat hidup kita semakin bijaksana dan tidak hanya memikirkan perkara duniawi saja. Yang perlu kita ingat adalah setelah hidup kita di dunia ini berakhir, kelak kita akan memasuki kehidupan yang kekal bersama Bapa di surga. Dengan demikian, mari kita menaruh fokus lebih kepada perkara-perkara surgawi yang bersifat kekal.   Kita akan masuk dalam kekekalan jika fokus kita berpusat pada kerajaan Allah. God bless!!!