Author: Administrator

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 335

Jumat, 1 Desember 2023 Pembacaan Alkitab; Yehezkiel 38-41 Tuhan Adalah Allah Yang Setia Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allah mereka, yang membawa mereka ke dalam pembuangan di tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka kembali di tanahnya dan Aku tidak membiarkan seorang pun dari padanya tinggal di sana. Aku tidak lagi menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, kalau Aku mencurahkan Roh-Ku ke atas kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH.”. (Yehezkiel 39:28-29) Ayat ini mencerminkan janji Tuhan kepada umat-Nya, khususnya kaum Israel. Meskipun mereka telah mengalami pembuangan dan pemisahan dari tanah air mereka, Tuhan menegaskan bahwa Dia adalah Allah yang setia. Tuhan berbicara melalui nabi Yehezkiel untuk memberitahu umat-Nya bahwa waktunya akan tiba ketika Dia akan mengumpulkan mereka kembali ke tanah mereka sendiri. Janji Tuhan bukan hanya tentang pemulihan geografis, tetapi juga tentang pemulihan Rohani. Tuhan berjanji untuk mencurahkan Roh-Nya atas mereka. Hal Ini menciptakan gambaran tentang hubungan yang kuat antara Tuhan dan umat-Nya, di mana mereka tidak hanya akan kembali ke tanah air mereka tetapi juga mengalami kehadiran dan berkat-Nya dengan cara yang lebih besar. Kesetiaan Tuhan melebihi segala kondisi dan batasan. Ketika kita berada dalam situasi sulit, janji Tuhan tetap menjadi pegangan yang kokoh. Dia tidak hanya memulihkan apa yang hilang, tetapi juga dengan penuh kasih dan kuasa Dia hadir. Yehezkiel 39:28-29 mengajarkan kita untuk percaya pada janji Tuhan & mengandalkan-Nya dalam setiap situasi, serta untuk menanti dengan penuh harap pada waktunya yang sempurna. Dalam setiap tahap perjalanan kita, Tuhan adalah Allah yang setia dan tidak pernah meninggalkan umat-Nya.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 334

Kamis, 30 Nov 2023 Pembacaan Alkitab; Yehezkiel 34-37 GEMBALA YANG BAIK Seperti seorang gembala mencari dombanya pada waktu domba itu tercerai dari kawanan dombanya, begitulah Aku akan mencari domba-domba-Ku dan Aku akan menyelamatkan mereka dari segala tempat, ke mana mereka diserahkan pada hari berkabut dan hari kegelapan. (Yehezkiel 34:12) Dalam ayat ini, kita mendapati gambaran tentang hubungan Allah dengan umat-Nya seperti hubungan seorang gembala yang baik dengan kawanan domba. Tuhan diibaratkan sebagai gembala yang penuh kasih dan perhatian terhadap domba-domba-Nya. Tuhan bukan hanya menciptakan kita, tetapi Dia juga terus-menerus mencari kita, seperti seorang gembala yang mencari domba-dombanya. Hal Ini mencerminkan kasih dan perhatian-Nya yang mendalam terhadap setiap individu di dalam umat-Nya. Tuhan juga tidak hanya mencari umat-Nya yang terhempas oleh badai hidup tetapi juga ketika mereka ada dalam keadaan baik-baik saja, hal ini menunjukkan bahwa Tuhan adalah gembala yang setia didalam kebaikan-Nya dan Dia datang untuk menyelamatkan kita dalam situasi sulit & berada dalam kegelapan Tuhan selalu ingin menyatakan Kasih karunia-Nya & rindu untuk menyelamatkan umat-Nya. Tuhan selalu siap untuk mencari dan menyelamatkan kita. Kita sangat bersyukur karena memiliki gembala yang setia yang tidak hanya menciptakan kita, tetapi juga selalu mencari dan menyelamatkan kita dalam setiap situasi hidup. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku, Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. (Maz 23:1, 4)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 333

Rabu, 29 November 2023 Pembacaan Alkitab; Yehezkiel 30-33 “Tanggung Jawab Dalam Memberi Peringatan” Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Hai orang jahat, engkau pasti mati! — dan engkau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu supaya bertobat dari hidupnya, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu. Tetapi jikalau engkau memperingatkan orang jahat itu supaya ia bertobat dari hidupnya, tetapi ia tidak mau bertobat, ia akan mati dalam kesalahannya, tetapi engkau telah menyelamatkan nyawamu. (Yehezkiel 33:8-9) Ayat Firman Tuhan ini mengajarkan kita tentang pentingnya tanggung jawab untuk memberi peringatan dan menyampaikan kebenaran kepada orang lain. Alkitab menekankan tanggung jawab setiap orang percaya untuk memberitahu orang lain tentang konsekuensi dari hidup dalam dosa dan tidak melakukan kebenaran.. Kita memiliki tanggung jawab untuk saling mengingatkan dalam kasih. Ketika kita menyampaikan peringatan kepada sesama, itu bukan karena keinginan untuk menyakiti atau menunjukkan kehebatan, melainkan karena kasih yang tulus. Tujuan kita haruslah membawa perubahan dan menyelamatkan jiwa. Jika kita tidak memenuhi tanggung jawab kita untuk memperingatkan orang jahat, hal itu akan berdampak pada kita. Allah menyatakan bahwa darah orang jahat akan diminta dari tangan kita jika kita tidak berbicara. Semua ini mengingatkan kita bahwa ketidaktaatan dalam memberikan peringatan juga memiliki konsekuensi. Meskipun pesan ini menyoroti konsekuensi ketidaktaatan, kita juga melihat kasih karunia Allah yang memberikan peluang bagi orang jahat untuk bertobat. Peringatan tidak hanya tentang menghukum, tetapi juga tentang memberikan kesempatan bagi pertobatan dan hidup yang benar. Firman Tuhan ini menekankan pentingnya ketaatan kita terhadap panggilan Allah untuk memberitahukan orang lain tentang kebenaran-Nya. Kita diingatkan bahwa sebagai umat-Nya kita memiliki peran penting dalam membangun dan memelihara komunitas yang hidup dalam kebenaran dan kasih. Milikilah nilai-nilai kasih, kebenaran, dan tanggung jawab terhadap keselamatan sesama. Peringatan yang diberikan oleh Yehezkiel menjadi panggilan bagi kita untuk memberitakan kabar keselamatan bagi semua orang Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.(1 Tim 2:3-4)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 332

Selasa, 28 Nov 2023 Pembacaan Alkitab; Yehezkiel 26 – 29 HUKUMAN TUHAN Maka mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku menimbulkan api di Mesir sehingga semua orang yang membantunya dimusnahkan. Yehezkiel 30:8 Seperti yang dikatakan dalam ayat firman Tuhan hari ini, mengajarkan dan mengingatkan tentang hukuman Allah terhadap bangsa-bangsa yang tidak menghidupi kebenaran. Firman Tuhan ini menunjukkan bahwa Allah tidak akan tinggal diam terhadap ketidakbenaran dan penyembahan yang salah. Hal ini menunjukkan bahwa Allah tidak mentolerir penyembahan yang salah dan berdosa. Kita harus menghindari penyembahan yang salah dan berdosa. Sebaliknya, kita harus hidup dalam kesetiaan dan penuh hormat kepada-Nya. Untuk menghindari hukuman yang sama seperti bangsa-bangsa yang berdosa, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan yaitu Bertobat dan berbalik dari dosa, Menjalani hidup yang saleh, Membangun hubungan yang erat dengan Tuhan, Menghindari penyembahan yang salah dan Menjadi terang di tengah dunia yang gelap. Hindari perbuatan dosa yang dapat memicu hukuman Tuhan, hiduplah semakin intim dengan-Nya melalui proses yang membutuhkan kesadaran, usaha, dan ketekunan.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 331

Senin, 27 November 2023 Pembacaan Alkitab; Yehezkiel 22 – 25 KONSEKUENSI DARI DOSA Aku, TUHAN, yang mengatakannya. Hal itu akan datang, dan Aku yang akan membuatnya. Aku tidak melalaikannya dan tidak merasa sayang, juga tidak menyesal. Aku akan menghakimi engkau menurut perbuatanmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH.” Yehezkiel 24:14 Yehezkiel dipanggil oleh Allah untuk menjadi nabi yang menyerukan keadilan dan memperingatkan umat Israel tentang konsekuensi dari dosa mereka. Ayat ini mengajarkan beberapa hal penting yaitu Ketetapan Allah, menegaskan bahwa apa yang telah diucapkan oleh Allah pasti akan terjadi. Allah adalah Allah yang setia dan teguh dalam janji-janjinya. Ketetapan-Nya tidak dapat ditolak atau diganggu gugat. Berbicara juga tentang Penghakiman Allah, Allah akan menghakimi setiap orang sesuai dengan hidup dan perbuatan mereka. Penghakiman-Nya terhadap dosa adalah pasti dan tak terelakkan. Ini menunjukkan keseriusan dan keabsahan penghakiman Nya. Allah tidak akan berbalik atau menarik kembali hukuman Nya. Setiap umat Tuhan diingatkan kembali pentingnya hidup benar di hadapan Allah karena ada konsekuensi atau akibat dari dosa. Hidup lah sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah supaya hidup kita berkenan bagiNya.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 DAY 330│

Minggu, 26 Nov 2023 Pembacaan Alkitab; Yehezkiel 19 – 21 TAAT BUKAN PILIHAN TAPI KEPUTUSAN Akulah TUHAN, Allahmu: Hiduplah menurut ketetapan-ketetapan-Ku dan lakukanlah peraturan-peraturan-Ku dengan setia, Yehezkiel 20:19 Tuhan mengingatkan umat-Nya untuk mengikuti semua ketetapan & melaksanakan peraturan Nya serta memelihara nya dengan setia. Tuhan ingin agar umat Israel hidup taat terhadap-Nya. Ketika Tuhan memberikan perintah bukan untuk membatasi atau menyusahkan umat-Nya, tetapi untuk memberikan pedoman hidup yang baik & benar. Karena Dengan hidup dalam ketaatan terhadap Tuhan, maka setiap umatNya dapat mengalami berkat yang telah dijanjikanNya. Semakin dekat hubungan kita dengan Tuhan maka kita akan semakin dapat taat untuk Mengikuti segala perintahNya. Teruslah berusaha untuk hidup dalam ketaatan terhadap Allah, dengan mengikuti ketetapan-Nya, dan melaksanakan peraturan-Nya dalam segala aspek kehidupan kita.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL365 | DAY 329

Sabtu, 25 Nov 2023 Pembacaan Alkitab: Yehezkiel 16–18 “HIDUP ORANG BENAR” “Hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap mengikuti peraturan-Ku dengan berlaku setia — ialah orang benar, dan ia pasti hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH.” (Yehezkiel 18:9) Orang benar, ia akan hidup sesuai dengan segala ketetapan Allah, yaitu ketetapan yang baik, adil, dan kudus menurut pandangan-Nya. Ia akan menaati peraturan Tuhan, terutama dalam hal ibadah, ia akan tetap mengikuti Hukum Allah. Ia juga akan memegang teguh peraturan Tuhan dalam hal hubungan antara manusia yang satu dengan yang lain. Ia akan bertindak dengan tulus, dengan hati yang jujur dan penuh kesetiaan kepada Allah. Apapun yang terjadi di dalam hidupnya, ia akan merespon dengan benar. Sehingga kebenaran orang benar akan tetap ada padanya. Dengan berlaku demikian, maka orang benar itu pasti akan hidup. Itulah firman Tuhan yang Ia sampaikan sebagai janji-Nya. Orang benar akan dilalukan dari kelaparan, penyakit sampar, dan pedang. Sekalipun ia jatuh, tapi tangan Tuhan menopangnya sehingga ia tidak sampai tergeletak. Ia akan akan melihat hari-hari yang baik dalam kemurahan Tuhan. Ia akan disegarkan oleh kasih setia Tuhan yang selalu baru setiap pagi. Ia akan bersukacita di dalam segala berkat yang dilimpahkan oleh Tuhan. Ia akan menikmati damai sejahtera Tuhan sepanjang hidupnya. Itulah upah yang diterima orang benar sepanjang hidupnya. Begitu indah janji Tuhan bagi orang benar yang hidup menurut ketetapan dan peraturan Allah. Bagaimana kita bisa menjadi orang benar? Kebenaran yang kita miliki tidak bisa berasal dari diri kita sendiri. Pembenaran terjadi sebagai anugerah Tuhan bagi manusia; dikerjakan oleh Kristus dan dialami oleh orang percaya. Di dalam pengorbanan Tuhan Yesus sajalah kita dibenarkan, yaitu dijadikan benar di hadapan Allah. Setelah dibenarkan, maka kita wajib hidup di dalam kebenaran itu.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL365 | DAY 328

Jumat, 24 Nov 2023 Pembacaan Alkitab: Yehezkiel 13–15 “MELUPUTKAN HUKUMAN TUHAN” “Hai anak manusia, kalau sesuatu negeri berdosa kepada-Ku dengan berobah setia dan Aku mengacungkan tangan-Ku melawannya dengan memusnahkan persediaan makanannya dan mendatangkan kelaparan atasnya dan melenyapkan dari negeri itu manusia dan binatang, biarpun di tengah-tengahnya berada ketiga orang ini, yaitu Nuh, Daniel dan Ayub, mereka akan menyelamatkan hanya nyawanya sendiri karena kebenaran mereka, demikianlah firman Tuhan ALLAH.” (Yehezkiel 14:13-14) Tuhan adalah Allah yang penuh kasih, tetapi Ia juga Allah yang sangat adil. Semua ketetapan dan hukum yang telah dibuat Tuhan berfungsi sebagai alat pengukur atau alat penakar untuk menguji manusia, baik secara pribadi, kelompok, atau secara keseluruhan sebagai sebuah bangsa. Dari bacaan ini disebutkan bahwa apabila sebuah negeri berbuat dosa melawan Tuhan dan mendukakan Nya, maka Tuhan juga akan melawan mereka dengan berbagai macam hukuman. Saat penduduk suatu negeri telah memenuhi takaran kejahatan mereka, maka Allah akan bangkit untuk menjatuhkan hukuman atas mereka. Meskipun ada beberapa orang benar di antara mereka, hal itu tidak akan mampu meluputkan bangsa itu dari hukuman yang telah ditetapkan Tuhan bagi mereka. Tentunya kita ingat saat bagaimana Abraham berusaha menyelamatkan Lot. Ketika Tuhan hendak menghukum kota Sodom, Abraham melakukan tawar menawar dengan Tuhan. Tetapi tidak banyak orang benar yang bisa didapati. Maka hanya Abraham, Lot, dan anak-anaknya yang selamat, selebihnya seisi kota Sodom dilenyapkan oleh Tuhan. Demikianlah situasi sebuah negeri yang berdosa melawan Tuhan. Doa syafaat dari orang-orang yang benar seperti Nuh, Daniel dan Ayub pun tidak dapat mengubah keputusan Tuhan. Kalau saat ini kita melihat bangsa kita masih aman-aman saja, artinya bangsa kita masih diberi kesempatan untuk bertobat. Bagaimana keamanan itu terjadi dikarenakan ada doa-doa yang dinaikkan oleh orang benar di dalam negeri kita. Hari ini sebagai orang percaya kita dipanggil untuk menaikkan doa syafaat bagi keselamatan dan kesejahteraan atas negeri di mana kita tinggal. Jangan sampai kita terlambat untuk terlibat. Jangan menunggu dosa yang dilakukan penduduknya semakin menjadi-jadi, semakin kuat dalam melawan Allah, sehingga mereka tidak dapat terluputkan dari hukuman Tuhan.