Author: Administrator

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 183

Minggu, 2 Juli 2023 Pembacaan Alkitab; 2 Korintus 8 – 10 TETAP MEMBERIKAN YANG TERBAIK Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. (2 Korintus 8:2 ) Belajar dari pengalaman iman daru jemaat di Makedonia, bagaimana mereka hidup dalam penderitaan yang berat dan sangat miskin, tapi mereka kaya dalam kemurahan. Bahkan mereka memberi lebih dari mereka yang kaya. Ditengah-tengah kesulitan yang mereka alami, tetapi semangat untuk melayani tetap membara dalam hati mereka. Oleh karena itu Paulus menghimbau kepada jemaat di Korintus yang kaya akan iman, perkataan, dan pengetahuan, hendaklah bisa memiliki semangat pelayanan kasih seperti jemaat di Makedonia yg meskipun banyak kekurangan tapi mereka tetap kaya dalam kemurahan dan kasih. Hal ini juga berlaku buat setiap kita, Keadaan kita mungkin tidak seperti jemaat Makedonia, kita punya banyak hal, tidak kekurangan sesuatu pun, harusnya kita juga bisa memberikan yang terbaik buat Allah kita. Kaya akan kemurahan & kasih, serta tetap semangat untuk melayani Tuhan & jiwa-jiwa dengan memberikan yang terbaik dari apa yang bisa kita lakukan.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 182

Sabtu, 1 Juli 2023 Pembacaan Alkitab; 2 Korintus 5 – 7 JANGAN SIA-SIAKAN KASIH KARUNIA-NYA Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu (2 Korintus 6:2) Keselamatan yang Tuhan berikan secara cuma-cuma pada kita harus kita Hargai & jaga. Karena itu merupakan kasih karunia Allah yang sangat berharga yaitu Keselamatan yang DIA berikan bukan karena kita layak menerimanya, tapi karena Allah yang begitu mengasihi kita sebagai ciptaan-Nya. Karena itu Paulus mengingatkan jemaat Korintus supaya jangan sampai itu menjadi sia-sia dan menganggap remeh. Meskipun dalam kehidupan kita banyak menghadapi tekanan, masalah, dan pergumulan. Tapi jangan sampai karena hal itu kita tidak menjaga Anugerah Keselamatan yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Paulus mengingatkan apa yang Tuhan sampaikan, “ini adalah hari perkenanan itu” Marilah kita tidak menyia-nyiakan kasih Karunia Allah. Tetapi sungguh-sungguh menjaganya dengan hidup benar dan tetap mengandalkan kekuatan-Nya. Amin

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 181

Jumat, 30 Juni 2023 Pembacaan Alkitab; 2 Korintus 1-4 MENGHADAPI MASA KRISIS Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. (1 Korintus 4:16) Masa krisis dapat terjadi pada siapapun tidak terkecuali. Masa krisis setiap orang berbeda bisa saja krisis kesehatan dimana fisik yang melemah dikarenakan sakit penyakit, krisis finansial, krisis rumah tangga krisis mental dan berbagai krisis lainnya. Paulus penah mengalami masa krisis sepertinya dalam kesehatan (2 Korintus 4:16) kita bisa belajar dari Paulus ketika menghadapi krisis dalam kesehatannya, Paulus menyadari bahwa kekuatannya sudah mulai merosot dan kelemahan datang kepadanya karena sakit yang kemungkinan disebabkan oleh kelelahan dalam pelayanannya, dimana ia harus pergi dari satu tempat ketempat lain yang menempuh perjalanan cukup jauh. Walaupun demikian, dia mampu mengatakan bahwa dia tidak tawar hati. Karena sekalipun manusia lahiriahnya merosot (krisis kesehatan) namun manusia batiniahnya terus diperbarui dari hari kesehari. Paulus mengatakannya karena pengalaman imannya yang telah menghadapi berbagai tantangan (Ay. 8-12). Kekuatan batin itu dimiliki Paulus karena ia tidak terpana pada apa yang fana atau yang kelihatan, melainkan fokus pada apa yang kekal. Ingat sekalipun tubuh jasmani kita menjadi lemah atau mengalami krisis kesehatan. Tetapi, kita dapat melatih tubuh rohani kita untuk terus diperbarui dari hari ke hari, dengan selalu Mengucap syukur & berdoa sehingga kita tetap bisa memiliki sukacita, dan berpengharapan di dalam Tuhan.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 180

Kamis, 29 Juni 2023 Pembacaan Alkitab; 1 Korintus 13-16 “Giat Selalu Dalam Pekerjaan Tuhan” Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. (1 Korintus 15:58) Seringkali kita menjumpai sikap orang-orang yang maunya hanya menerima namun tidak mau memberi, maunya dilayani namun tidak pernah mau untuk melayani atau ada juga yang maunya hanya diperhatikan namun tidak mau memperhatikan orang lain. Kehadiran Yesus yang adalah Raja saja, tidak mau dilayani justru Dialah yang melayani. Demikian lah Rasul Paulus menasehatkan jemaat di Korintus, supaya tetap giat dan semangat dalam pekerjaan Tuhan seperti Yesus yang sampai memberikan nyawaNya untuk menyelamatkan umat manusia Rasul Paulus banyak menjelaskan tentang Pengorbanan dan Kebangkitan Kristus sebagai penebus dosa, sehingga melalui kebangkitanNya kita memiliki semangat dan kekuatan untuk bekerja dan menjalani kehidupan. Sebab pekerjaan yang kita kerjakan saat ini bukanlah untuk tubuh yang fana ini, melainkan untuk Tuhan. Sehingga, melalui nats ini kita di ingatkan bahwa ketika memberi dan berbuat baik kepada orang lain adalah karena kita telah terlebih dahulu diberi anugerah Allah yang terbesar yaitu kehidupan yang kekal. Mari tetap melakukan pekerjaan apapun atas dasar mengasihi Allah dan ingat selalu akan anugerahNya bagi hidup kita. “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia” (Kolose 3:23)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 179

Rabu, 28 Juni 2023 Pembacaan Alkitab; 1 Korintus 9-12 Anggota Tubuh Kristus Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. (1 Korintus 12:27) Apakah artinya gereja sebagai tubuh Kristus? Bagi Paulus, konsep tentang gereja sebagai tubuh Kristus bersifat praktis dan relevan untuk setiap gereja. Konsep ini bukan untuk dibicarakan saja, melainkan juga untuk diterapkan dalam gereja setempat. Sebab setiap gereja lokal adalah tubuh Kristus. Kesatuan gereja secara universal tidak akan terbentuk apabila kesatuan di gereja lokal tidak terbentuk dengan baik, sebab Paulus menjelaskan dengan sangat jelas bahwa tubuh Kristus berbicara mengenai jemaat atau gereja lokal dimana kita digembalakan. Kita diingatkan Kembali untuk mempererat tali kesatuan sesama anggota tubuh kristus digereja lokal masing-masing. 1 Korintus 12:26 menuliskan “Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.” Jadi, Tuhan mau kita hidup dalam kasih persaudaraan, saling menopang & saling memperlengkapi seperti layaknya anggota tubuh kita sendiri. Dimana masing-masing memiliki Fungsi yang jelas & tidak merasa diri kita lebih baik dari yang lain Hiduplah senantiasa dalam perdamaian dan kesatuan antar jemaat sebagai bagian dari tubuh Kristus, sehingga nama Tuhan dipermuliakan. Dan Kemuliaan Nya akan menarik banyak orang untuk datang kepada Nya.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 178

Selasa, 27 Juni 2023 Pembacaan Alkitab; 1 Korinstus 5 – 8 “Tubuhmu adalah bait Roh Kudus” Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! 1 Korintus 6:19-20 Rasul Paulus mengingatkan jemaat Korintus, bahwa dahulu status mereka adalah orang berdosa, tetapi sekarang status mereka adalah milik Kristus. Ada konsekuensi dari perubahan status itu Pertama mereka harus meninggalkan dosa-dosanya yang dahulu dengan segala keterikatannya. Kedua, melakukan segala hal bukan berdasarkan keinginan hatinya tetapi selalu melibatkan Tuhan pada setiap tindakannya. Tuhan Yesus telah mati untuk menebus orang berdosa yang percaya kepada-Nya, sebab itu orang percaya tidak boleh lagi menyerahkan tubuh yang sudah menjadi milik Kristus kepada kehidupan yang didasarkan hidup sesukanya sendiri yang bertentangan dengan kehendak Allah. Firman Tuhan mengatakan bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus. Hal ini jelas mengindikasikan bahwa kita tidak berhak lagi menggunakan bait Roh Kudus ini untuk kepentingan apa pun selain untuk kepentingan Tuhan. Menjadi bait Roh Kudus artinya tubuh kita menjadi tempat kediaman Tuhan dimana kita akan selalu memberi diri agar dipimpin oleh Roh Kudus untuk menyatakan Pribadi Yesus dalam hidup kita. Firman Tuhan mengatakan: Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Ini berarti bahwa tidak ada yang kita lakukan dengan semua bagian tubuh kita di luar dari keinginan dan kehendak Tuhan.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 177

Senin, 26 Juni 2023 Pembacaan Alkitab; 1 Korinstus 1 – 4 Seia, Sekata, Sehati & Sepikir Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. (1 Korintus 1:10) Sebagai pengikut Kristus, Rasul Paulus memahami benar bahwa jati dirinya kini adalah bagian dari tubuh Kristus. Paulus tentu tidak diam saja ketika mendapati para jemaat Tuhan, yang merupakan tubuh Kristus lainnya, sedang dalam persoalan. Karena itulah, begitu orang-orang dari keluarga Kloe memberitahukan kepadanya bahwa ada perselisihan di antara jemaat Korintus. Paulus mencari tahu akar perselisihan tersebut, yang ternyata adalah berkelompok dalam kehidupan para jemaat Tuhan. Menanggapi perselisihan tersebut, Paulus berupaya menasihati mereka supaya seia sekata sehingga tidak terjadi perselisihan dan terpecah belah. Menjadi pemersatu dan pembawa damai merupakan peran utama kita sebagai bagian dari tubuh Kristus. Hal ini mungkin saja di antara kita sesama orang percaya. Jika hal itu terjadi, berarti kesombongan telah menguasai kita. Amsal 13:10 berkata, “Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran.” Perpecahan adalah cela bagi keimanan kita sekaligus tanda sikap tidak hormat kepada Tuhan. Sebab, adakah Kristus terbagi-bagi, hanya ada satu Kristus. Karena itulah, orang Kristen harus tetap Seia,sekata, sehati sepikir dalam Tuhan. Biarlah kita tidak berpusat hanya untuk menyenangkan diri, melainkan berpusatlah pada bagaimana kita menyenangkan hati Allah serta melakukan kebenaran Firman-Nya. Mari kita terus berupaya menjadikan setiap karunia yang kita miliki sebagai alat ditanganNya untuk saling melengkapi, menguatkan, bahkan menjadi saluran berkat dimanapun kita berada.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 176

Minggu, 25 Juni 2023 Pembacaan Alkitab; Hakim-Hakim 19 – 21 LANGKAH YANG TEPAT Kemudian pergilah semua orang Israel, yakni seluruh bangsa itu, lalu sampai di Betel; di sana mereka tinggal menangis di hadapan TUHAN, berpuasa sampai senja pada hari itu dan mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan TUHAN. (Hakim-hakim 20:26) Perang saudara antara orang Israel dengan suku Benyamin. Bisa dikatakan penyebabnya adalah adanya dua pihak yang telah melakukan kesalahan, namun mereka tidak menyadarinya. Mereka tidak mau mengakui bahwa ada orang-orang dursila dari sukunya yang telah berbuat kejahatan. Akibat dari kesalahan ini, banyak sekali orang yang terbunuh dari kedua belah pihak. Cara hidup orang-orang pada masa itu sudah begitu bobrok dan tidak lagi melibatkan Tuhan. Namun belas kasihan dari Tuhan memulihkan keadaan mereka, kita dapat belajar dari keadaan yang terjadi di bangsa ini. Ketika masalah & tantangan hidup terjadi maka langkah yang harus diambil adalah; 1) Dengan merendahkan diri serta Menangis di hadapan Tuhan, bawalah seluruh pergumulan di hadapan Tuhan. Jangan lari kepada manusia! Ingat, hanya Tuhan satu-satunya penolong di dalam kesesakan. 2) Berpuasa, ketika berpuasa ada kemenangan yang Tuhan sediakan 3) Persembahkanlah korban bakaran yang menyenangkan hati Tuhan. Jangan pernah berhenti berdoa, terus mengarahkan hidup kita kepada firmanNya sebagai sumber kebenaran.