Author: Administrator

[BREAD OF LIFE-GIVES LIFE] BOL 365|DAY 255

Selasa, 12 Sept 2023 Pembacaan Alkitab; Ayub 5-8 MENERIMA DIDIKAN TUHAN “Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa.” (Ayub 5:17) Kehidupan adalah sebuah proses belajar! Dalam kehidupan ini, kita akan terus-menerus belajar. Setiap peristiwa, baik itu sukacita atau kesulitan, adalah kesempatan untuk belajar dan bertumbuh. Allah seringkali menggunakan pengalaman tersebut untuk mendidik dan membentuk karakter kita. Terkadang, kita mungkin merasa tahu segalanya atau merasa bahwa kita bisa mengendalikan hidup kita sendiri. Tetapi kita harus ingat bahwa Allah adalah Sumber kebijaksanaan yang lebih besar daripada pemahaman kita. Kita harus bersedia untuk menerima petunjuk-Nya dengan rendah hati. Seringkali apa yang kita alami mungkin tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan atau harapkan. Namun, kita harus percaya bahwa Allah memiliki rencana yang lebih besar dan lebih baik untuk kita. Menerima didikan Tuhan berarti memiliki keyakinan bahwa rencana-Nya adalah yang terbaik bagi kita. Didikan-Nya membuat kita menjadi pribadi yang lebih dewasa di dalam Dia. Mari kita menerima didikan Tuhan dalam segala hal yang kita alami. Mari kita berserah diri kepada-Nya dan mempercayai rencana-Nya yang sempurna. Ketika kita melakukannya, kita akan menemukan berkat, ketenangan, dan kebijaksanaan yang tak terukur dalam hidup kita. Didikan Tuhan adalah tanda cinta-Nya yang besar kepada kita agar kita menjadi pribadi yang berkenan dan dewasa dalam Dia.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 254

Senin,11 Sept 2023 Pembacaan Alkitab; Ayub 1-4 TETAP BERIMAN DI TENGAH MASALAH “Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.” (Ayub 1:1) Seringkali muncul banyak pertanyaan dalam benak kita “kenapa orang yang hidupnya benar kok mengalami banyak masalah?” Karena pertanyaan ini kemudian muncullah pertanyaan lainnya tentang keberadaan Tuhan, “apakah benar Tuhan itu ada? Apakah benar bahwa Dia Allah yang setia?” Semua pertanyaan itu akan terjawab ketika kita mempelajari tentang kehidupan Ayub, bagaimana Allah berperkara dengannya. Dituliskan bahwa Ayub adalah orang yang saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Namun ditengah hidupnya yang benar ia mengalami banyak masalah, baik itu masalah keluarga, materi bahkan sampai ia mengalami sakit penyakit. Sempat Ayub mengeluh kepada Tuhan, namun ia menarik kembali ucapannya karena Ia menyadari bahwa Allah yang ia sembah adalah Allah yang hidup. Hidup tidak pernah lepas dari masalah! Masalah terrsebut menjadi ujian iman bagi kita, apakah kita tetap percaya kepada Allah di tengah masalah atau memilih meninggalkan iman kita kepada-Nya. Masalah yang kita alami mengajarkan kita untuk selalu mengandalkan Nya dalam setiap keadaan. Kita menyadari bahwa kekuatan kita terbatas. Jangan pernah kehilangan iman kepada Tuhan di tengah pergumulan hebat yang kita alami. “Gusti mboten sare” (Allah tidak tidur). Ia selalu ada bersama kita. Allah adalah sumber kekuatan kita, dan dengan iman yang kokoh, kita dapat melewati segala hal yang datang dalam hidup ini. Tidak ada masalah yang terlalu sulit untuk kita hadapi jika kita selalu mengandalkan Allah.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 253

Minggu,10 Sept 2023 Pembacaan Alkitab; Titus 1 – 3 JADILAH TELADAN dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita. (Titus 2:7-8) Rasul Paulus sedang memberikan instruksi kepada Titus, tentang bagaimana memimpin dan mengajar diberbagai komunitas. Beliau menekankan pentingnya menjadi teladan positif, mengajar dengan integritas. Tujuannya adalah supaya tidak ada yang menyerang balik untuk menuduh sehingga mereka tidak punya alasan untuk mencela. Bagian ini menekankan pentingnya setiap kita para pengikut Kristus untuk memiliki gaya hidup yang tidak bercela Sikap hidup yang menjadi teladan harus menjadi bagian dalam hidup kita bukan hanya saat ketika kita berada di dalam sebuah ibadah saja, tapi harus menjadi gaya hidup kita setiap saat. Tuhan Yesus sudah memberikan teladan hidup bagaimana seharusnya cara hidup para pengikut-Nya. Jika kita mengaku dan percaya sebagai pengikut-Nya berarti gaya hidup kita harus menjadi teladan, supaya apa yang kita ajarkan dan khotbahkan itu juga yang kita lakukan dan tidak ada kesempatan lawan untuk mencela dan menjatuhkan kita. Jadilah teladan dalam pikiran, perkataan & perbuatan supaya nama Tuhan terus dimuliakan melalui hidup kita.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 252

Sabtu, 9 September 2023 Pembacaan Alkitab; Esther 6 – 10 MILIKI SIKAP HATI YANG BENAR karena pada hari-hari itulah orang Yahudi mendapat keamanan terhadap musuhnya dan dalam bulan itulah dukacita mereka berubah menjadi sukacita dan hari perkabungan menjadi hari gembira, dan supaya menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita dan hari untuk antar-mengantar makanan dan untuk bersedekah kepada orang-orang miskin. (Ester 9:22) Tidak dapat dipungkiri selama kita hidup dan bernafas di dunia ini, kita pasti akan diperhadapkan dengan waktu, musim dan keadaan yang berubah-ubah. Kadang di posisi atas tapi juga kadang di bawah di lembah kekelaman. Hal demikian juga terjadi terhadap umat Israel pada waktu itu. Namun apapun yang terjadi, tidak ada satupun yang akan terjadi tanpa seijin Tuhan. Tuhan mengasihi dan berdaulat penuh atas kehidupan umat-Nya. Tuhan memilih Ester untuk menjadi ratu bukan supaya ia menikmati harta dan kekayaan, tapi Ester dipilih Tuhan untuk membawa kelepasan umat Israel dari kebinasaan. Dengan sikap yang rela dan berani berkorban, Ester yang membawa keselamatan bagi umat israel dari kebinasaan. Umat Israel akhirnya hidup aman dan bersukacita. Jika Tuhan memakai Ester pada masa itu, Dia juga bisa memakai kita. Ketika kita dipilih Tuhan, biarlah kita juga memiliki hati yang rela berkorban, rela di bentuk, diajar & dibimbing. Maka kita akan melihat bagaimana Tuhan menggenapi semua rencana-Nya dalam hidup kita.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 251

Jumat,8 September 2023 Pembacaan Alkitab; Ester 1-5 Berani Bertindak Bersama Allah “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” (Ester 4:16) Inilah ucapan dari Ester, seorang perempuan Yahudi, yang menjadi ratu dari Ahasyweros, dimana saat itu keadaannya sedang sangat berbahaya, karena ingin menyelamatkan bangsa Israel dari pemusnahan yang telah dirancang oleh Haman. Ester dihadapkan pada pilihan yang sulit, dia harus menghadap raja demi menyelamatkan bangsanya atau memilih diam demi keselamatan dirinya sendiri. Namun, keberaniannya yang ditunjukkannya dengan tekadnya untuk menghadap raja, dia siap mengambil resiko yang besar, bahkan jika itu berarti adalah kematian. Keberanian seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk berdiri teguh dalam keyakinan kita, bahkan ketika menghadapi situasi yang sulit. Kepeduliannya terhadap bangsanya membuat Ester menunjukkan kasih dan keprihatinannya yang mendalam. Dia bersedia mengorbankan dirinya sendiri demi keselamatan banyak orang. Hal Ini mengingatkan kita tentang pentingnya memiliki rasa tanggung jawab sosial dan membantu orang lain dalam kesulitan. Sebab itu Ratu Ester sangat bergantung pada Allah karena dia juga tahu bahwa apapun hasilnya ada di tangan Allah. Kisah Ester ini mengajarkan kita tentang keberanian, kasih, ketaatan, dan ketergantungan pada Allah dalam menghadapi tantangan di hidup ini. Carilah petunjuk Tuhan, dan bertindaklah sesuai arahanNya.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 250

Kamis, 7 September 2023 Pembacaan Alkitab; 2 Timotius 1-4 “ALKITAB adalah FIRMAN ALLAH” Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3:16) Alkitab sebagai firman Allah yang berkuasa untuk mendidik kita & mengubahkan. Firman Allah adalah Ilham Allah dan bukanlah hanya sekedar kumpulan kata-kata manusia, melainkan diilhamkan langsung oleh Allah. Hal ini menjadikannya berkuasa dan mutlak kebenarannya. Firman Allah juga berguna untuk mengajar sebab ia adalah sumber pengajaran, hal tersebut memberikan kita petunjuk tentang cara hidup yang benar, nilai-nilai moral, dan hikmat untuk mengatasi masalah & tantangan dalam kehidupan kita. Firman Allah juga berfungsi sebagai alat untuk mengungkapkan kesalahan dan dosa dalam hidup kita. Hal Ini membantu kita untuk merenungkan tindakan kita, sehingga mengubahkan kita dan terjadi pertobatan pada kita. Firman Allah adalah sumber pengetahuan tentang kebenaran, baik dalam hal iman maupun praktek hidup. Hal Ini membantu kita memahami makna hidup kita dalam perspektif Allah. Hargailah firman Allah sebagai pedoman yang tak ternilai dalam hidup kita & Jadikanlah membaca, merenungkan, memahami, serta menerapkan pengajaran Firman Tuhan sebagai bagian terpenting dari perjalanan iman kita untuk dapat bertumbuh dan lebih dekat lagi kepada Tuhan.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 249

Rabu, 06 September 2023 Pembacaan Alkitab; 1 Timotius 4-6 LATIHAN BADANI & ROHANI Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya. (1 Timotius 4:8-9) Kita diajarkan tentang pentingnya menjaga keseimbangan dalam hidup ini. Seringkali kita cenderung fokus hanya pada kebugaran fisik dan kesejahteraan tubuh, tanpa memberikan perhatian yang cukup pada pertumbuhan rohani kita. Menjadi peringatan bagi kita bahwa, meskipun menjaga tubuh adalah penting, namun jangan diabaikan manfaat dari ibadah rohani karena jauh lebih besar dan kekal. Latihan fisik membantu untuk menjaga tubuh kita tetap sehat guna menjalani kehidupan didunia ini, tetapi ibadah rohani mengarahkan kita pada kehidupan yang akan datang, yaitu kehidupan yang kekal bersama Tuhan Yesus. Sebab kebahagiaan sejati dan makna hidup yang berarti ditemukan dalam hubungan kita dengan Allah. Karena itu, marilah kita merawat tubuh kita, tetapi jangan lupakan juga pentingnya merawat jiwa dan roh kita melalui doa & merenungkan firman Tuhan agar terjadi Keseimbangan dalam hidup, karena hal inilah yang akan membawa berkat bagi kita sekarang dan untuk selamanya. Tetaplah berusaha untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan rohani & jasmani dengan memberikan waktu serta perhatian yang cukup untuk tubuh kita maupun untuk pertumbuhan rohani. Karena keduanya memiliki nilai yang tak ternilai dalam pandangan Allah.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 248

Selasa, 5 Sept 2023 Pembacaan Alkitab; 1 Timotius 1 – 3 Berhati-hatilah dengan Ajaran yang tidak sehat ataupun sibuk dengan dongeng dan silsilah yang tiada putus-putusnya, yang hanya menghasilkan persoalan belaka, dan bukan tertib hidup keselamatan yang diberikan Allah dalam iman. 1 Timotius 1:3 Ayat firman Tuhan ini mengingatkan kita agar berhati-hati dengan Ajaran yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Akan ada masanya dimana orang-orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, mereka lebih nyaman dengan ajaran yang menyenangkan hatinya daripada menyenangkan hati Tuhan.(2 Tim 4:3a) Rasul Paulus melalui pekerjaan pemberitaan Injil, kerap berjuang dan bergumul luar biasa untuk mengajar jemaat dalam pengajaran yang sehat tentang Kristus. Ada begitu banyak pengajaran-pengajaran yang cenderung menyesatkan. Bahkan pengajaran itu tidak ada kaitannya dengan karya keselamatan Allah yang nyata melalui Yesus Kristus. Cerita-cerita yang dibangun para pengajar sesat tersebut barangkali menarik dan menyenangkan untuk didengar namun sama sekali tidak mendatangkan kebaikan & tidak menyehatkan. Seperti makanan yang Enak tetapi tidak bergizi dan sedap di lidah tetapi tidak baik untuk keseluruhan tubuh kita. Kepada Timotius Paulus memberi tugas dan pesan, supaya ia melakukan tindakan yang penting dalam menentang ajaran yang tidak sehat bagi perkembangan pelayanan jemaat. Perintah tegas itu memberi pesan yang jelas kepada jemaat untuk berani mengambil sikap iman & menaruh percaya hanya kepada Tuhan Yesus Kristus. Marilah dengan tegas kita menolak untuk diombang-ambingkan oleh pengajaran yang tidak mendewasakan kerohanian kita. Semakin banyaklah kita belajar dan merenungkan Firman Tuhan, agar kita semakin terlatih dan mampu untuk membedakan ajaran mana yang benar dan ajaran mana yang menyesatkan, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang hidupnya selaras dengan kehendakTuhan.