Author: Administrator

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 259

Minggu, 15 Sept 2024 Pembacaan Alkitab; Ayub 21-24 SEPERTI EMAS YANG MURNI Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. (Ayub 23:10) Tuhan mengetahui setiap langkah dan jalan hidup kita. Dia memahami dengan sempurna apa yang kita alami, apa yang kita hadapi, dan apa yang kita butuhkan. Kita dapat menemukan penghiburan dan kekuatan dalam keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai kita, bahkan di saat-saat tersulit sekalipun. Jika Tuhan menguji kita, kita akan timbul seperti emas. Demikianlah emas yang dimurnikan dalam api, Tuhan mengizinkan kita mengalami masa-masa sulit untuk menyingkirkan segala sesuatu yang tidak murni dalam diri kita. Tujuannya adalah agar kita menjadi semakin murni dan berharga di hadapan-Nya. Percayalah bahwa Dia sedang melakukan pekerjaan yang baik dalam hidup kita, bahkan jika saat kita tidak dapat melihatnya dengan jelas. Tetaplah berpegang pada Tuhan, karena Dia akan memurnikan dan menyempurnakan kita seperti emas yang akan dipakai oleh Tuhan sebagai perabot yang indah dan mulia di rumah Nya

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 258

Sabtu, 14 Sept 2024 Pembacaan Alkitab, Ayub 17 – 20 Disaat TUHAN seakan-akan tidak Menjawab Sesungguhnya, aku berteriak: Kelaliman!, tetapi tidak ada yang menjawab. Aku berseru minta tolong, tetapi tidak ada keadilan. [Ayub 19:7] Ayub mengalami penderitaan yang sangat berat. Dia kehilangan semua yang dimilikinya keluarga, harta, dan kesehatannya. Teman-temannya datang untuk menghibur, tetapi mereka malah memperburuk situasi dengan tuduhan bahwa penderitaannya adalah akibat dari dosa-dosanya. Di tengah-tengah penderitaan ini, Ayub merasa bahwa Tuhan tampaknya tidak merespons seruannya, bahkan menambah kesedihannya. Kadang-kadang, Tuhan mengizinkan kita mengalami keputusasaan untuk menguji iman kita. Namun sebenarnya hal itu memberikan kesempatan bagi kita untuk menunjukkan seberapa besar iman kita dan agar dapat terus belajar bergantung kepadaNya. Tuhan memiliki rencana yang jauh lebih baik yang tidak kita pahami, Dia sedang bekerja di luar batas pengertian kita. Masa Kesunyian dalam hidup kita, bisa dapat menjadi waktu yang indah untuk memperkuat hubungan kita dengan-Nya dan belajar lebih banyak tentang kepercayaan serta kesetiaan-Nya. “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” [Ibrani 13:5b]

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 257

Jumat, 13 Sept 2024 Pembacaan Alkitab, Ayub 13 – 16 KONSEKUENSI DARI DOSA Karena kawanan orang-orang fasik tidak berhasil, dan api memakan habis kemah-kemah orang yang makan suap. [Ayub 15:34] Ayub mengingatkan kita bahwa hidup yang tidak sesuai dengan standar Tuhan akan mengarah pada kebinasaan. Hal Ini bukan hanya tentang hukuman akhir, tetapi juga tentang dampak negatif yang dapat kita alami selama hidup di dunia, akibat dari pilihan yang salah, yang akan membuat kerusakan hubungan, kehilangan damai sejahtera, dan penderitaan dalam hidup. Dalam kehidupan orang fasik, tidak akan ada keberhasilan dan keberuntungan. Hidup yang benar tidak hanya melibatkan kepatuhan terhadap hukum dan aturanNya, tetapi juga mencerminkan iman yang tulus dan hubungan yang intim dengan Tuhan. Dengan hidup dalam kebenaran, maka kita sedang melindungi dan menghindari diri kita dari konsekuensi dosa. Hidup dalam kebenaran akan membawa berkat, keamanan, dan pemeliharaan Tuhan dalam hidup kita. Tuhan berjanji untuk membimbing dan melindungi hidup umatNya ketika berjalan di jalan-Nya. Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. [Galatia 6:7-8]

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 256

Kamis, 12 Sept 2024 Pembacaan Alkitab, Ayub 9 – 12 KEDAULATAN TUHAN ATAS UMAT-NYA Siapa di antara semuanya itu yang tidak tahu, bahwa tangan Allah yang melakukan itu; bahwa di dalam tangan-Nya terletak nyawa segala yang hidup dan nafas setiap manusia? [Ayub 12:9-10] Ayub, dalam penderitaannya, mengingatkan kita bahwa bahkan dalam segala kesulitan sekalipun, kita harus mengingat bahwa Tuhan berdaulat dan memegang kendali atas seluruh hidup kita Kesulitan bukanlah tanda ketidakpedulian Tuhan, tetapi seringkali merupakan bagian dari rencana-Nya untuk membentuk dan memperkuat iman umatNya Kesadaran akan kedaulatan Tuhan memberi kita kekuatan dan keberanian untuk menghadapi tantangan dengan iman dan pengharapan kepadaNya. Ketika kita menyadari bahwa Tuhan berdaulat dan memegang kendali atas segala sesuatu, maka hal ini akan mempengaruhi cara kita dalam menjalani hidup. Membuat kita tidak ragu untuk bersandar pada-Nya dalam segala situasi dan keadaan. Dan Kita akan mengalami ketenangan serta damai walaupun mungkin kita sedang menghadapi kesulitan atau ketidakpastian, sebab kita percaya bahwa Tuhan lah yang berdaulat atas hidup ini “Kedaulatan Tuhan mengingatkan kita bahwa kita tidak hidup dalam dunia yang dikuasai oleh kebetulan. Setiap kejadian adalah bagian dari rencana-Nya yang besar, dan kita dipanggil untuk mempercayai bahwa Dia tahu apa yang terbaik bagi kita.” – C. S. Lewis

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 255

Rabu. 11 Sept 2024 Pembacaan Alkitab, Ayub 5-8 HATI-HATI DENGAN HATI Oleh sebab itu akupun tidak akan menahan mulutku, aku akan berbicara dalam kesesakan jiwaku, mengeluh dalam kepedihan hatiku [Ayub 7:11] Sama seperti Ayub yang mengeluarkan kata-kata yang begitu sinis dan tajam oleh karena meluap dari kondisi hati yang tidak baik oleh karena apa yang dialaminya. Bukankah kita pun pernah seperti Ayub? Sebab itu hati-hatilah, saat kondisi hati sedang pedih, marah, kesal, maka apa yang diucapkan, apa yang diketik akan berisikan kata-kata pedas, tajam dan menyakiti hati Tuhan juga orang lain, Bahkan bisa berdampak ke tindakan yang kurang baik atau perbuatan dosa. Pastikan hati ini dipulihkan, dibaharui agar setiap perkataan dan tindakan dapat memuliakan Tuhan dan memberkati orang lain. Tenangkanlah hati dalam hadirat Tuhan dan biarkan Roh Kudus memenuhi hati dan memberi damai sejahtera Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. (Amsal 4:23)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 254

Selasa, 10 Sept 2024 Pembacaan Alkitab, Ayub 1-4 SAAT PESTA TELAH BERLALU Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: “Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati.” Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa (Ayub 1:5) Kisah tentang Ayub menjadi salah satu kisah perjalanan hidup seorang manusia yang mengalami proses yang luar biasa tapi alami pemulihan yang luar biasa juga Ayub yang saleh, jujur, takut akan Allah, menjauhi kejahatan, punya tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan, orang terkaya di wilayah timur. Dia selalu berjaga-jaga untuk setiap anaknya saat mereka selesai berpesta, maka dia memberikan persembahan kepada Tuhan dan dia senantiasa melakukannya untuk menjaga hubungan dengan Tuhan, agar tidak jatuh dalam dosa Pesta di sini mungkin bagi kita adalah sebuah perayaan atas pencapaian, prestasi, doa yang dijawab, tapi tetaplah ingat untuk selalu menyembah Tuhan. Jangan pernah lupa membawa persembahan pada Tuhan, janganlah berkurang waktu saat teduh untuk menyembah Tuhan, berdoa, membaca FirmanNya Penyembahan menunjukkan Tuhanlah prioritas dan fokus kita, bukan keberhasilan dan pencapaian

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 253

Senin, 9 September 2024 Pembacaan Alkitab, Titus 1-3 HINDARI YANG TIDAK BERGUNA DAN SIA-SIA Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan dan pertengkaran mengenai hukum Taurat, karena semua itu tidak berguna dan sia-sia belaka (Titus 3:9) Janganlah habiskan waktu untuk berbicara atau membahas tentang hal sia-sia dan tidak berguna, tidak membangun iman, tidak memuliakan Tuhan dan mengakibatkan banyak sekali perdebatan yang terjadi baik di media sosial, di lingkungan pergaulan atau bahkan dalam keluarga yang mengakibatkan perpecahan bahkan perkelahian Kata ‘hindari’, berarti jangan mendekat apalagi ikut bergabung dalam perdebatan tersebut. Masih banyak hal baik yang dapat kita bahas, seperti berbicara tentang kebaikan Tuhan, bersaksi, tentang apa yang jadi kehendak Tuhan dan yang membangun kehidupan rohani kita. Berhati-hatilah dalam memilih pergaulan, pergi secepatnya untuk menghindari pembicaraan, perdebatan yang dapat membawa kita pada perbuatan dosa Apa yang baik yang seturut kehendak Tuhan, lakukanlah. Apa yang tidak baik, yang tidak berguna dan sia-sia, tinggalkanlah

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 252

Minggu, 8 Sept 2024 Pembacaan Alkitab, Ester 6 – 10 DUKACITA MENJADI SUKACITA ”karena pada hari-hari itulah orang Yahudi mendapat keamanan terhadap musuhnya dan dalam bulan itulah dukacita mereka berubah menjadi sukacita dan hari perkabungan menjadi hari gembira, dan supaya menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita dan hari untuk antar-mengantar makanan dan untuk bersedekah kepada orang-orang miskin.” Ester 9:2 Apa yang dialami bangsa Yahudi merupakan kisah pertolongan Tuhan dengan cara yang ajaib dimana sebelumnya menerima ancaman akan dimusnahkan, justru terjadi sebaliknya dimana mereka menerima kehidupan. Harusnya ada dukacita tapi justru sukacita yang mereka alami Dalam hati kita ada benih iman yang harusnya membuat kita tidak terpuruk jika sedang dihimpit, tidak kecewa jika dikhianati, tidak takut hadapi apapun. Kita punya Tuhan yang maha Kuasa yang sanggup lakukan segala perkara. Mari percayai Dia lebih lagi dan lihatlah bagaimana Dia bertindak membela dan menolong hidup kita Dia Tuhan yang sanggup mengubah segala keadaan, Tuhan yang ada dan beserta dengan setiap kita. Mari percaya kepadaNya dan terus mengandalkan Tuhan dalam setiap kehidupan kita.