Author: Administrator

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 137

Rabu, 17 Mei 2023 Pembacaan Alkitab; Ulangan 22-24 BERSIKAP ADIL & BIJAKSANA Janganlah engkau memperkosa hak orang asing dan anak yatim; juga janganlah engkau mengambil pakaian seorang janda menjadi gadai. (Ulangan 24:17) Bangsa Israel pernah menjadi budak di Mesir. Sebagai budak tidak memiliki hak atas kehidupan pribadi, demikian juga bangsa Israel telah kehilangan hak atas diri mereka. Sebab itu Musa, mengingatkan bangsa Israel untuk tidak memperlakukan orang lain seperti yang pernah mereka alami. Begitu juga apabila terjadi perselisihan hendaklah diselesaikan secara adil dan benar. Sehingga Ketika bangsa Israel menjadi bangsa yang bebas atau merdeka mereka tidak menindas bangsa lain dan merebut hak-hak bangsa tersebut. Selain itu juga Allah tidak menghendaki bangsa lain menjadi menderita atas keberhasilan bangsa Israel. Dari kisah perjalanan bangsa Israel, kita sebagai anak Tuhan sudah seharusnya tidak membalas kejahatan dengan kejahatan sebab hal itu tidak akan menyelesaikan masalah yang ada. Tuhan mengajar kita supaya bersikap adil dan bijaksana. Kita juga tidak boleh semena-mena terhadap orang lain, sekalipun telah berbuat jahat kepada kita. Bersikap adil & bijaksanalah dalam Hidup berdampingan dengan orang lain Sehingga kita didapati sebagai orang yang memberikan terang disekitar kita, sehingga nama Tuhan dipermuliakan.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 136

Selasa, 16 Mei 2023 Pembacaan Alkitab; Ulangan 19 – 21 Tuhanlah Yang Memberi Kemenangan sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu. Ulangan 20:4 Israel harus mempersiapkan diri dalam segala hal, baik fisik, mental, maupun kerohanian sebelum berperang. Sebagaimana orang lain umumnya, Israel juga merasa ketakutan ketika melihat kuda, kereta dan tentara musuh lebih banyak daripada mereka. Tapi mereka selalu diingatkan dan dikuatkan bahwa Tuhan Allah selalu menyertai serta akan memberikan kemenangan bagi bangsa ini. Untuk mengalami kemenangan, kuncinya adalah tetap andalkan Tuhan dalam setiap kehidupanmu Dalam kehidupan ini kita akan selalu berhadapan dengan musuh yaitu iblis yang siap menjatuhkan & Menghancurkan kita. Meŕeka mungkin sangat besar dan kuat dimana kita tidak mampu untuk mengalahkannya sendiri. Tetapi janganlah lupa, kita tidak berperang sendiri, ada Tuhan yang lebih besar dan lebih kuat yang menyertai kemana pun kita melangkah. Dialah yang akan berperang bersama-sama dengan kita. Apa pun yang sedang kita hadapi, jangan takut dan jangan gemetar. Terus maju dan jangan berhenti berharap bahwa hari-hari di depan kita adalah hari yang indah dan cerah. Karena itu, kuatkan dan teguhkanlah hatimu untuk menghadapi apa pun yang akan terjadi, sebab TUHAN ada bersama kita untuk memberikan kemenangan bagi umat pilihanNya. Berjalanlah selalu bersama Tuhan. Hadapi musuhmu si iblis yang berdiri di depan, Jangan takut karena kita punya Tuhan yang lebih besar dari semua musuh dan masalahmu. Arahkan selalu hati dan pikiran kita kepada TUHAN yang selalu memberikan kemenangan

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 135

Senin, 15 Mei 2023 Pembacaan Alkitab; Ulangan 16 – 18 BERLAKU JUJUR & ADIL Janganlah memutarbalikkan keadilan, janganlah memandang bulu dan janganlah menerima suap, sebab suap membuat buta mata orang-orang bijaksana dan memutarbalikkan perkataan orang-orang yang benar. (Ulangan 16:19) Dalam pembacaan firman Tuhan ini kita mendapatkan tentang hakim dan petugas yang harus berlaku adil, sesuai dengan fakta yang terjadi. Hakim dalam pengadilan haruslah memutuskan dengan adil, tidak boleh memandang bulu dan juga tidak boleh menerima suap. Kebenaran harus menjadi dasar dalam mengambil keputusan. Firman Tuhan mengatakan hakim tidak boleh memutarbalikkan fakta dan juga tidak boleh menerima suap, sebab suap membuat mata hakim tertutup pada kebenaran. Menerima suap berarti menempatkan uang lebih tinggi dari keadilan dan menerima suap berarti tidak lagi percaya kepada suara Tuhan. Karena itu, sebuah pengadilan yang baik haruslah diisi oleh hakim yang adil dan bijaksana. Saat kita diberikan posisi tertinggi dalam pekerjaan dan kehidupan kita, janganlah demi sesuatu yang diinginkan kita menghalalkan berbagai cara, termasuk melakukan suap. Tetapi pesan firman saat ini mengingatkan kita, untuk tidak tergoda & berkompromi dengan ketidakbenaran. Tetapi hiduplah sebagai orang yang berintegritas, tidak mudah terpengaruhi oleh hal yang buruk demi sesuatu yang tidak benar, lalu bertindak tidak adil Berilah dirimu dituntun oleh kuasa Roh Kudus agar hidupmu dapat dikendalikan untuk melakukan perbuatan yang baik, benar, adil dan jujur, yang mendatangkan sukacita bagi banyak orang. Orang yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus akan berlaku jujur & Adil

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 134

Minggu, 14 Mei 2023 Pembacaan Alkitab; Ulangan 13 – 15 Hidup dalam tuntunan-Nya TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut. (Ulangan 13:4) Pada masa itu ada nabi atau pemimpi yang mampu melakukan suatu tanda dan mukjizat yang sungguh terjadi di Israel. Dengan tindakan spektakuler yang dilakukan, mereka mengajak umat Israel agar mengikuti dan beribadah kepada allah-allah lain. Disini kita dapat belajar bahwa kadang fokus kita kepada Tuhan bisa teralihkan dengan hanya melihat tindakan-tindakan yang spektakuler yang bisa membuat kita tidak lagi berpaut dan bergantung kepada Tuhan. Tuhan ingin agar setiap umat-Nya sungguh-sungguh mengasihi-Nya. Kadang Tuhan mengizinkan kita ada dalam posisi ini untuk melihat serta membuktikan apakah kita sungguh-sungguh bergantung kepadaNya atau kepada manusia. Tuhan ingin agar umat-Nya selalu hidup dengan mendengarkan suaraNya dan melakukan apa yang benar di mata-Nya. Hidup dalam tuntunan-Nya itulah kunci agar kita tidak tersesat, terjerat dan menyimpang dari jalan yang sudah ditunjukkanNya kepada kita. Banyak kesalahan yang kita lakukan disebabkan oleh pilihan kita sendiri yang ternyata tidak sesuai dengan tuntunan-Nya. Kita lebih memilih tawaran dunia daripada hidup takut akan Tuhan. Sebab itu, jagalah hati, pikiran dan telinga kita, sehingga kita bisa terus fokus dan hidup dalam tuntunan Tuhan. Janganlah bersandar pada pengertian kita sendiri. Bila kita taat & setia berada dalam tuntunan-Nya, Maka setiap langkah & keputusan kita tidak akan pernah salah & Dia akan selalu menopang dan memberi kekuatan kepada kita. Jika kita hidup dalam tuntunan Nya maka kita akan melihat hal-hal yang dahsyat dan ajaib yang dikerjakan-Nya.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL365 | DAY 133

Sabtu, 13 Mei 2023 Pembacaan Alkitab: Ulangan 10-12 “MENGASIHI TUHAN LEBIH DARI SEGALANYA” “Haruslah engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap Dia dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapan-Nya, peraturan-Nya dan perintah-Nya.” (Ulangan 11:1) Bangsa Israel adalah bangsa yang keras kepala dan mudah menyimpang hatinya, mereka tidak sabaran dan sulit dikendalikan, mereka juga sering memberontak terhadap Tuhan dan terhadap kepemimpinan nabi Musa. Karena telah lama tinggal di Mesir, bangsa Israel jadi terbiasa dengan penyembahan berhala. Di Tanah Kanaan yang akan mereka tuju pun, penduduknya juga terbiasa menyembah berhala pula. Tuhan tidak ingin mereka ikut terpengaruh dengan kecemaran seperti itu. Oleh sebab itulah Musa harus mengingatkan mereka akan perbuatan Allah yang besar dan ajaib bagi mereka. Mereka diperingatkan untuk tidak menyembah berhala untuk kebaikan mereka sendiri. Selanjutnya bangsa Israel juga diperintahkan untuk mengasihi Tuhan Allah yang telah membawa mereka keluar dari perbudakan di Mesir dan memelihara mereka di padang gurun. Mereka harus melakukan dengan setia semua kewajiban kepada Tuhan dengan cara tetap berpegang pada segala ketetapan, peraturan dan perintah-Nya. Allah berjanji, apabila mereka mau taat, maka Ia akan menghalau bangsa-bangsa lain, dan mereka akan dapat menikmati negeri yang telah dijanjikan-Nya. Tuhan tidak menghendaki adanya berhala dalam hidup kita, Ia ingin kita hanya mengasihi Dia saja. Karena itu apa pun yang kita sukai atau kita cintai lebih dari pada Tuhan, bisa menjadi berhala. Misalnya, kalau kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget kita, sehingga lupa bersekutu dengan Tuhan, itu adalah berhala. Baik harta, pasangan hidup, hobby, bahkan karir, bisa menjadi berhala. Biarlah hanya Tuhan saja yang menjadi fokus hidup kita, bukan yang lain. Mengasihi Tuhan harus dibuktikan dengan kesetiaan dalam memegang janji-Nya dan melakukan perintah Nya

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL365 | DAY 132

Jumat, 12 Mei 2023 Pembacaan Alkitab: Ulangan 7-9 “UMAT KESAYANGAN TUHAN” “Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.” (Ulangan 7:6) Tuhan telah menjadikan bangsa Israel sebagai umat pilihan-Nya. Tuhan menginginkan sebuah bangsa yang kudus, karena itu Ia memisahkan Israel dari bangsa-bangsa yang lain yang tercemar. Pemilihan bangsa Israel adalah untuk menunjukkan bahwa Allah Yang Maha tinggi dan Maha kudus menghendaki adanya hubungan dengan ciptaan-Nya yang istimewa, yaitu manusia. Jadi kekudusan yang dimaksud disini memiliki kaitan dengan relasi atau hubungan mereka dengan Tuhan. Tuhan mencari setiap pribadi yang mau hidup di dalam kebenaran. Bukan hanya sebagai sebuah bangsa secara keseluruhan, tetapi setiap orang Israel pun mesti memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan. Mereka dijadikan sebagai umat kesayangan-Nya, sebagai harta istimewa bagi-Nya. Sama seperti bangsa Israel, sebagai orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita juga dipilih sejak awal untuk diselamatkan. Oleh pengorbanan Tuhan Yesus kita dikuduskan dan dibenarkan. Oleh pengorbanan Tuhan Yesus pula hubungan kita dengan Allah Bapa dipulihkan. Sejak kita mengalami kelahiran baru, ada suatu hubungan yang indah dan harus dihidupi dalam perjalanan iman kita. Menjadi umat kesayangan Tuhan tentu sangat menyenangkan, tetapi ada tanggung jawab yang harus kita pikul sebagai umat Nya yaitu memberitakan kasih dan kebaikan Tuhan bagi dunia.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE]BOL365 | DAY 131

Kamis, 11 Mei 2023 Pembacaan Alkitab: Ulangan 4-6 “TAAT PADA PERINTAH TUHAN” “Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.” (Ulangan 4:2) Sebagaimana yang kita ketahui, ketetapan- ketetapan yang diajarkan oleh Musa merupakan kehendak Allah yang disampaikan melalui dirinya. Sebab itu Musa melarang umat Israel menambahi dan menguranginya. Hukum-hukum Allah tidak boleh diubah, dipersingkat, dimodifikasi, atau dicampur aduk dengan hukum buatan manusia. Tugas umat Israel hanyalah memperhatikan & melakukannya. Jika mereka taat kepada hukum-hukum itu maka mereka akan mengalami penggenapan janji Tuhan Sehingga mereka akan tetap hidup dan bisa menduduki negeri yang diberikan kepada mereka. Marilah taat serta berpegang teguh pada kebenaran perintah Tuhan dan Percayalah kalau kita setia dalam memegang ketetapan dan perintah Tuhan, maka segala janji dan berkat yang terbaik akan Tuhan curahkan dalam hidup kita. Ketetapan perintah Tuhan adalah yang terbaik bagi kita, apabila dilakukan dengan setia dan benar, maka kita akan menikmati buahnya.

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 │DAY 130

Rabu, 10 Mei 2023 Pembacaan Alkitab; Ulangan 1-3 TUHAN YANG MEMBUAT BERHASIL Sebab TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala pekerjaan tanganmu. Ia memperhatikan perjalananmu melalui padang gurun yang besar ini; keempat puluh tahun ini TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, dan engkau tidak kekurangan apa pun. (Ulangan 2:7) Perjalanan bangsa Israel telah mendekati tanah Perjanjian. Tahun-tahun yang mereka lewati hampir mendekati 40 tahun. Mengingat kembali penyertaan Tuhan dalam masa damai dan serba berkecukupan. Keberhasilan mereka bisa melewati masa ujian di padang gurun bukanlah karena kehebatan mereka, melainkan karena Tuhan yang memampukan mereka berhasil melewati padang gurun. Dari kisah bangsa Israel, kita dapat melihat di mana ada masa-masa kita diijinkan Tuhan berjalan melewati padang gurun, yaitu pergumulan hidup. Terkadang kita berpikir kenapa padang gurun yang kita lewati tidak kunjung selesai? Apakah Tuhan tidak mau menolong saya? Berapa kali bangsa Israel berbuat dosa di hadapan-Nya, namun Ia tetap mengasihi dan menunjukkan keadilan Nya kepada bangsa Israel. Ingatlah bahwa Tuhan Yesus tetap mengasihi kita sekalipun kita telah melakukan dosa. Mengingat kenangan masa lalu tentang kebaikan dan penyertaan Tuhan adalah penting. Melihat kembali kesetiaan dan anugerah Tuhan di masa lalu akan memberikan kekuatan dan iman bagi kita untuk menghadapi tantangan dan perjuangan di masa depan. Seringkali kita terjebak dalam kesulitan dan menghadapi masalah, sehingga kita lupa untuk mengenang dan menghargai segala sesuatu yang telah diberikan Tuhan kepada kita di masa lalu. Ketika kita memikirkan kembali kenangan masa lalu, kita diingatkan bahwa Tuhan selalu ada bersama kita, dan bahwa Dia telah memberikan anugerah-Nya dengan berlimpah. Di dalam segala kesulitan yang kita hadapi dan mampu kita lewati menyadarkan kita bahwa Tuhan Yesuslah yang membuat hidup kita berhasil. Keberhasilan yang kita raih sampai hari ini adalah salah satu bukti penyertaan dan kasih Tuhan dalam hidup kita.