Kamis, 18 Januari 2024 Pembacaan Alkitab: Mazmur 52–54 KESELAMATAN DAN PEMULIHAN DARI ALLAH “Ya, datanglah kiranya dari Sion keselamatan bagi Israel! Apabila Allah memulihkan keadaan umat-Nya, maka Yakub akan bersorak-sorak, Israel akan bersukacita.” (Mazmur 53:7) Ada iman & pengharapan dari umat Israel yang rindu akan datangnya suatu waktu, di mana Tuhan akan menyatakan kuasa-Nya untuk membebaskan negeri mereka dari kejahatan yang besar. Ada dua jenis kejahatan di sana, pertama kejahatan yang dilakukan oleh musuh-musuh Israel yang mengepung dan menindas mereka; dan kedua kejahatan yang dilakukan oleh orang bebal yang ada di tengah-tengah bangsa itu. Akan tiba waktunya keselamatan datang dari Sion, ada kemenangan besar, dan ada pembebasan yang penuh dan sempurna. Baik musuh dari dalam dan dari luar negeri, mereka akan dimusnahkan oleh Tuhan. Allah akan menyelamatkan umat-Nya dari musuh yang mengepung mereka. Allah juga akan membebaskan umat-Nya dari kejahatan dan dosa yang menguasai hati mereka. Bukan hanya memberikan keselamatan dan pembebasan yang sempurna, tetapi Tuhan juga akan memulihkan keadaan umat-Nya. Pemulihan inilah yang akan menjadi sukacita yang melimpah bagi Israel. Dari Mazmur ini kita bisa belajar mengenai masalah yang bisa kembali membelenggu diri kita, yaitu kejahatan yang tersembunyi di dalam hati, sifat bebal yang membuat pandangan kita terhalang dan iman kita tidak bisa bertumbuh. Kalau kita mulai menyimpang dari jalan kebenaran Tuhan, itu sama saja kita sedang meninggalkan tempat perlindungan kita. Maka Iblis yang mencari-cari kesempatan untuk menjatuhkan kita akan mudah menyerang. Jangan sampai kita kembali kepada kehidupan lama di luar Tuhan. Berbaliklah kepada Tuhan. Di dalam segala tantangan & masalah kehidupan tetaplah mengandalkan Allah, Pribadi sang sanggup menyelamatkan dan memulihkan kehidupan kita secara sempurna.
Rabu, 17 Januari 2024 Pembacaan Alkitab; Mazmur 49-51 BERSERU KEPADA TUHAN Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku (Mazmur 50:15) Berseru kepada Tuhan adalah ungkapan iman dan kebergantungan kita kepada Tuhan. Kadang-kadang, hidup membawa kita pada situasi sulit, penuh tantangan, dan kita merasa kebingungan. Mazmur 50:15 menegaskan bahwa dalam keadaan seperti itu, kita tidak sendirian. Tuhan mengundang kita untuk datang kepada-Nya dengan kebutuhan, ketakutan, atau kebingungan kita. Saat kita berseru, Tuhan bukan hanya mendengarkan, tetapi juga siap memberikan bantuan dan penghiburan. Ia ingin kita mengalami perlindungan-Nya dan memuliakan-Nya saat ditolong oleh-Nya. Saat kita menyadari pentingnya berseru kepada Tuhan, kita diingatkan akan janji-Nya yang akan meluputkan kita. Dalam keintiman dengan Tuhan, kita menemukan perlindungan-Nya yang penuh kasih dan pemulihan. Seruan kita bukan hanya diterima, tetapi juga dijawab oleh Allah yang penuh belas kasihan. Mari kita memahami bahwa berseru kepada Tuhan bukan hanya tentang mengatasi masalah, tetapi juga mengenali kehadiran-Nya dalam hidup kita. Dalam segala keadaan, berserulah kepada-Nya, dan temukanlah kasih-Nya yang tak terbatas, yang siap meluputkan dan memulihkan hidup kita. Berseru kepada Tuhan bukanlah tanda kelemahan, tetapi adalah langkah iman yang mengakui bahwa kita membutuhkan pertolongan-Nya dan percaya bahwa hanya Dia yang sanggup menolong kita.
Selasa, 16 Januari 2024 Pembacaan Alkitab, Mazmur 46-48 PERTOLONGAN TUHAN SELALU ADA Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti (Mzm. 46:2) Kita tahu bahwa Allah adalah Penolong yang setia, tetapi ketika kita mengalami kesesakan dan tantangan dalam hidup, seringkali kita ragu dan takut, bahkan sampai kehilangan kepercayaan kepada Allah. Allah adalah sandaran hidup kita disegala situasi hidup kita, baik susah maupun senang, tempat perlindungan yang kokoh dan kekuatan yang menguatkan. Yang perlu kita lakukan adalah meletakkan kepercayaan dan harapan kita sepenuhnya pada Allah, walaupun seringkali hal tersebut terbentur dengan realita hidup yang sedang kita jalani, & ini tidaklah mudah. Saat ini kita diajak untuk mengevaluasi hidup sejauh mana kita bergantung pada Tuhan sebagai tempat perlindungan dan kekuatan dalam hidup. Ketika kita mengakui bahwa Allah adalah penolong yang sangat terbukti, kita dapat menghadapi setiap kesulitan dengan keyakinan bahwa Dia akan memimpin dan melindungi kita didalam segala keadaan. Mari memperkuat iman dan kepercayaan kita kepada Allah yang telah terbukti sebagai penolong dalam kesesakan di setiap musim hidup kita. Pertolongan Tuhan adalah sumber kekuatan di saat kita lemah, dan kunci ketenangan di tengah kekacauan hidup.
Senin, 15 Januari 2024 Pembacaan Alkitab, Mazmur 43-45 TUHAN SUMBER PENGHARAPAN Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! (Mzm. 43:5) Kehidupan ini dipenuhi dengan hal-hal yang tidak terduga dan membuat kita kadang merasa seperti berada dalam lembah kekelaman. Saat berada dalam masa-masa sulit, seringkali kita dipenuhi dengan kekecewaan, kebingungan, dan rasa cemas, dan tidak jarang juga kita merasa seakan Tuhan diam dan tidak menolong kita. Melalui ayat bacaan hari ini, kita diingatkan bahwa kita punya Tuhan yang besar, yang menjadi sumber pengharapan kita disaat seakan tidak ada dasar untuk berharap. Pengharapan kepada Tuhan adalah sumber kekuatan yang tak terbatas. Dalam semua kegelapan dan kebingungan, kita memiliki Allah yang setia, yang berjanji untuk tidak pernah meninggalkan kita. Berharap kepada-Nya akan membawa sinar terang di dalam kegelapan & memberikan arti pada setiap penderitaan. Saat kita dihadapkan pada kekecewaan, kegelisahan, atau tantangan yang sulit, mari kita mengingatkan diri kita sendiri untuk menaruh harapan kita kepada Allah. Mari bersandar pada janji-Nya yang setia, dan dalam setiap situasi, kita tetap memiliki alasan untuk memuji-Nya. Allah adalah penolong yang setia dan Allah kita yang penuh kasih. Berharap pada manusia pasti kecewa, tetapi berharaplah kepada Tuhan makabkita akan mengalami kemenangan.
Minggu, 14 Januari 2024 Pembacaan Alkitab, Mazmur 40 – 42 RINDU KEPADA ALLAH Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: “Di mana Allahmu? (Mazmur 42:2-3) Air merupakan kebutuhan utama dari Manusia bahkan setiap mahluk hidup, demikianlah Daud menggambarkan kerinduan akan kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Bahkan kerinduan dan kehausan jiwa Daud akan Tuhan diumpamakan seperti rusa yang merindukan air, bagi Rusa air yang ada didalam sungai adalah hal yang sangat penting karena Rusa sangat membutuhkan air untuk minum & berlindung dari pemangsanya demikian juga kehadiran Allah bagi kehidupan kita adalah sangat penting. Tubuh, Jiwa & Roh kita akan dipuaskan ketika Tuhan hadir atau kita dapat menyebutnya juga Hadirat Nya. Hidup haus akan Tuhan membuat kita semakin rindu mengejar untuk menemukan Dia. Tapi bukan berarti kita tidak lagi menghadapi masalah atau penderitaan. Hanya bedanya semua masalah yang kita hadapi tidak akan membuat kita lemah dan putus asa. Karena hadirat Tuhan ada bersama kita. Semakin kita rindu akan Tuhan dan mencari Dia dengan segenap hati, maka kita akan semakin diberikan kekuatan & sukacita agar dapat melewati semua tantangan serta masalah hidup sehingga mengalami kemenangan. Milikilah kerinduan akan kehadiran Tuhan, carilah Dia melalui Doa, membaca & mendengarkan Firman Nya. Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! (Mazmur 105:4)
Sabtu, 13 Januari 2024 Pembacaan Alkitab, Mazmur 37 – 39 NANTIKANLAH TUHAN Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya. Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan. (Mazmur 37:7-8) 2 hal yang Firman Tuhan ajarkan pada kita: Pertama, Percayai Tuhan & Nantikanlah Dia dalam segala aspek kehidupan. Walaupun sulit keadaan kita atau bahkan dihadapkan pada ketidakadilan, Tuhan ingin kita tetap tenang dan berserah pada Nya. Dan jangan cemas atau iri hati terhadap keberhasilan dari orang lain, Karena pada akhirnya, dengan cara dan waktu Tuhan, Ia akan menegakkan keadilan dan memberikan kepada setiap orang sesuai perbuatannya. Percayalah kepada Tuhan dan tetap nantikan Dia di dalam kesetiaan, karena akan ada saatnya apa yang kita tabur, suatu saat akan kita akan menuainya. Kedua, Tinggalkanlah amarah dan murka. Kita harus hidup berdamai serta menjauhi perasaan negatif yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Sikap iri hati karena ada orang yang lebih berhasil dari kita kadang tanpa kita sadari dapat membangkitkan amarah & rasa cemburu dalam hati kita. Tuhan ingin kita menjaga hati dari amarah. Jangan biarkan amarah menguasai hati kita, karena itu dapat membawa kita pada perbuatan jahat Nantikanlah Tuhan dalam kesetiaan dan pengharapan. Tuhan tidak pernah mengecewakan orang yang menantikan-Nya. Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah (Yesaya 40:31)
Jumat, 12 Januari 2024 Pembacaan Alkitab; Mazmur 34-36 Gaya Hidup Pemuji & Penyembah Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku. (Mazmur 34:2) Daud membuat pernyataan tekadnya untuk selalu memuji TUHAN pada segala waktu, bukan hanya ketika segala sesuatunya baik atau sesuai dengan harapan nya, namun juga dalam keadaan tidak baik sekalipun, Daud mengajarkan kita untuk senantiasa mengarahkan hati kita hanya pada Tuhan. Puji-pujian harus selalu tetap ada didalam mulut kita, karena ucapan kita memiliki kuasa. Puji-pujian kepada Tuhan dapat mengubah atmosfer negatif menjadi positif yang ada disekitar kita. Pernyataan Daud ini bukan hanya tentang tindakan sesaat, Namun Daud mengajarkan kita untuk menjadikan Pujian & penyembahan sebagai gaya hidup sehari-hari, yang akan membuat hubungan kita dengan Tuhan semakin intim. Memuji TUHAN dalam segala waktu merupakan sebuah kesadaran akan kehadiran-Nya yang selalu ada dalam hidup kita. Biarlah puji-pujian kepada Tuhan selalu ada dalam mulut kita disetiap waktu tanpa terkecuali. Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.(Mazmur 22:4)
Kamis, 11 Januari 2024 Pembacaan Alkitab; Mazmur 31-33 KEBAHAGIAAN SEJATI Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu! (Mazmur 32:1-2) Ketika kita menyadari akan dosa-dosa kita lalu bersedia untuk bertobat pada Tuhan, maka DIA pasti akan mengampuni dan menghapus semua dosa serta pelanggaran kita sehingga kita menjadi orang yang merdeka. Itulah Kebahagiaan sejati, ada sukacita & damai sejahtera yang hanya bisa kita dapatkan didalam Kristus. Kasih & anugerah Tuhan selalu tersedia bagi kita, tidak ada dosa yang tidak diampuni-Nya pada saat kita datang kepada Tuhan Pengampunan Tuhan tidak hanya sekadar menghapus dosa, tetapi juga menutupi pelanggaran Kita. Kita tidak lagi dihakimi karena dosa-dosa masa lalu kita. Kita telah dibersihkan oleh darah Yesus Kristus. Dengan demikian, kita dapat mengalami kehidupan yang baru tanpa dibebani oleh rasa bersalah. Alamilah Kebahagiaan sejati yang akan membuat hidup kita, tidak sama lagi.