MELANGKAH DENGAN KETAATAN

Facebook
WhatsApp
Telegram

Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk. 1:38)

 

Bagaimana perasaan kita saat berada diposisi Maria yang tiba-tiba mendapatkan pesan dari malaikat Gabriel bahwa “Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” (Luk. 1:31)? Apakah itu sebuah berita sukacita atau dukacita? Mengingat pada saat itu Maria belum memiliki suami dan ia akan mengandung. Perasaan Maria pastinya campur aduk, terlebih lagi ia pastia akan mendapatkan pengucilan dari masyarakat Yahudi yang kental akan hukum Tauratnya. Alkitab juga tidak menuliskan mengenai bagaimana reaksi orang tua Maria ketika diberitahu oleh puterinya tersebut bahwa ia akan hamil. Yusuf sebenarnya juga merasa malu dengan kehamilan Maria dan merencanakan untuk menjauhkan diri dari wanita dengan melanggar pertunangan mereka.

 

Situasinya memang tidak mudah, namun jika Tuhan sudah berkehendak semuanya pasti akan jadi. Apa yang tidak mungkin di hadapan manusia menjadi mungkin di hadapan Tuhan. Pelajaran menarik yang bisa kita ambil dari sikap hidup Maria adalah ia berani melangkah dengan ketaatan. Dia pasti tahu konsekuensi yang akan diterima saat mengandung bayi Yesus. Apakah kita mau belajar taat seperti Maria yang menerima tugas dari Allah tanpa penundaan atau malah mencari-cari alasan agar terhindar dari rencana dan tujuan Allah untuk hidup kita. Saat Tuhan ingin memakai hidup kita, disaat yang sama Tuhan menyertai kita. Hal itu terbukti atas hidup Maria, sampai ia melahirkan bayi Tuhan Yesus, tidak ada musibah yang menimpanya. Mari responi panggilan Tuhan dengan penuh ketaatan.

 

Selama kita masih hidup di dunia ini, pergunakanlah hidup kita untuk berjalan dalam rencana dan panggilan Tuhan. God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?