MENGASIHI SESAMA SEPERTI DIRI SENDIRI

Facebook
WhatsApp
Telegram

Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (Mrk. 12:31)

 

Tuhan Yesus tidak pernah memberikan perintah untuk mengasihi diri sendiri dan mengabaikan orang lain. Tuhan Yesus juga tidak pernah mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang egois, hanya berpusat kepada dirinya sendiri. Kita telah menerima kasih Kristus, dan Tuhan Yesus ingin kita menyalurkan kasih tersebut kepada semua orang yang ada disekitar kita, terlebih lagi kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan dan terbelenggu oleh dosa supaya mereka tahu bagaimana dikasih oleh Tuhan.

 

Namun, tidak mudah untuk mengasihi sesame seperti diri kita sendiri, terlebih kita tidak mengenal orang tersebut. Kasih yang benar tidak menghakimi orang yang melakukan kesalahan. Terkadang kita suka memposisikan diri sebagai Tuhan dan menganggap diri kita lebih baik dari pada orang lain. Berdoalah dan angkatlah mereka yang masih hidup di dalam dosa, karena kita adalah garam dan terang dunia. Mengasihi selalu membuaahkan perbuatan-perbuatan baik; mengasihi berarti membalas kejahatan dengan kebaikan, mampu berbuat baik dan berdoa kepada orang yang menyakiti kita.

 

Kasih yang telah kita terima dari Tuhan Yesus harus dibagikan kepada orang lain. Ingatlah bahwa kita bukan hanya objek kasih, tetapi juga saluran kasih. God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?