DAMPAK KEHADIRAN KERAJAAN SORGA

Facebook
WhatsApp
Telegram

Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi (Mrk. 4:31)

 

Yesus menyatakan pengajaran-Nya salah satunya dengan menggunakan perumpamaan. Tujuannya adalah agar mudah dipahami orang pada waktu itu dan masa kini. Salah satu perumpamaan yang dijelaskan oleh Tuhan Yesus adalah perumpamaan tentang biji sesawi, hal itu diajarkan untuk menjelaskan tentang kerajaan Allah. Hal Kerajaan Allah digambarkan seumpama biji sesaw. Orang Yahudi sangat memahami biji sesawi sebagai biji yang paling kecil dari segala biji, namun ketika biji sesawi tumbuh besar akan bermanfaat.

 

Apakah makna yang dapat kita ambil dari perumpamaan ini? Melalui perumpamaan ini Tuhan Yesus sedang mengajarkan bahwa apabila kita sungguh-sungguh hidup di dalam Dia pasti kerohanian kita akan bertumbuh dan berdampak secara luar biasa. Mengapa hidup kekristenan kita biasa-biasa saja? Seharusnya pertanyaan ini menjadi koreksi bagi kita. Apakah benar selama ini kita sudah sungguh-sungguh hidup di dalam Kristus? Kehadiran orang percaya yang adalah agen kerajaan sorga harus berdampak dalam hal yang positif, bukan negatif. Kita adalah produk kerajaan sorga. Hidup orang Kristen harus membawa berkat bagi orang lain. Orang yang ada di sekitar kita harus dapat merasakan manfaatnya bergaul dengan seorang Kristen, bukan sebaliknya.

 

Orang-orang yang sungguh-sungguh hidup di dalam Kristus akan memancarkan nilai hidup kerajaan sorga. God blesss!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?