PELITA YANG BERCAHAYA

Facebook
WhatsApp
Telegram

Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian. (Mrk. 4:21)

Bagaikan berdiri di rumah kaca itulah hidup kita sebagai manusia. Semua orang bisa melihat kehidupan kita, baik dan buruknya hidup kita pasti akan dilihat oleh orang-orang di sekitar kita. Banyak mata yang melihat hidup kita, karena itu, sudah sepatutnya kita memerhatikan cara hidup kita. Yesus mengingatkan identitas kepada semua pengikut-Nya untuk memancarkan terang. Seperti pelita yang ditaruh di bawah kaki dian, cahayanya menerangi sekitarnya. Namun, yang terjadi saat-saat ini banyak orang-orang percaya yang cahayanya meredup. Mereka mengabaikan fungsi hidupnya sebagai pelita, bahkan ada yang sampai meninggalkan posisinya sebagai pelita.
Orang mungkin bisa melihat hidup kita baik-baik saja, tidak ada seorang pun yang tahu apakah kita sedang bertumbuh secara rohani atau sedang mengalami kemerosotan rohani. Bahaya kemurtadan meningkat sebanding dengan kemunduran kerohanian seseorang. Ingatlah, bahwa kita adalah pelita yang harus berfungsi untuk memancarkan terang untuk sekeliling kita. Tidak perlu malu sebagai seorang pengikut Kristus. Jika kita semua orang percaya malu atau tidak mau menjadi saksi, dunia akan terus hidup dalam kegelapan. Setelah memahami identitas kita sebagai pengikut Kristus, kita harus memiliki tekad untuk menyatakan kebenaran dan kehendak Allah.

“…hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga” (Matius 5:16). God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?