MEMBERI YANG TERBAIK UNTUK TUHAN

Facebook
WhatsApp
Telegram

Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih (Mat. 27:59)

 

Setelah Yesus mati di kayu salib, ada seorang murid Yesus menghadap Pilatus untuk meminta izin menurunkan tubuh Yesus dan memberikan pemakamam yang layak bagi Tuhan Yesus. Dia adalah Yusuf dari Arimatea. Menurut catatan Markus, Yusuf merupakan anggota Majelis Besar Sanhedrin Yahudi (Mrk. 15:43). Tidak seperti kebanyakan pemuka agama yang lain yang membenci Yesus, Yusuf adalah orang yang mengasihi Yesus. Yusuf pun mengambil mayat Tuhan Yesus, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih. Yusuf memberikan yang terbaik bagi Tuhan, mengubur dan mengapani mayat-Nya dengan layak. Ia setia melayani Yesus sampai dengan kematian-Nya.

 

Dalam masa-masa seperti ini, masihkah kita memberikan yang terbaik untuk Tuhan di dalam melayani-Nya sebagaimana Ia telah memanggil kita? Terkadang karena kita sudah biasa melayani Tuhan, kita hanya sekedar melyani-Nya, tanpa meminta pengurapan dari Tuhan Yesus. Banyak dari kita membutuhkan Tuhan Yesus saat dalam keadaan terjepit, saat masalah tidak ada solusi lagi. Hiduplah dengan komitmen yang tinggi bagi Tuhan untuk terus memberi yang terbaik bagi-Nya, walau situasi hidup yang kita alami tidak sesuai dengan apa yang diharapkan! Kiranya apa yang kita berikan kepada-Nya tidak bergantung pada keadaan hidup kita.

 

Jika kita sadar bahwa yang kita layani adalah Tuhan yang besar, kita tidak akan memberikan sesuatu yang biasa, tetapi yang terbaik. God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?