MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI

Facebook
WhatsApp
Telegram

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. (Mat. 22:37)

 

Seorang istri dapat melakukan sesuatu untuk suaminya tanpa kasih, seorang karyawan dapat melakukan pekerjaan untuk bossnya tanpa kasih, dan semua orang bisa bertindak tanpa kasih. Tetapi orang yang mengasihi tidak mungkin berdiam diri saja tidak melakukan sesuatu untuk orang yang dikasihi. Kasih memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan orang percaya, artinya semua orang harus hidup di dalam kasih. Bahkan di dalam 1 Korintus 13:1-3 dituliskan bahwa seandainya kita memiliki karunia dan seluruh pengetahuan, memiliki iman yang sempurna dan dapat memindahkan gunung, tanpa kasih semuanya tidak ada artinya.

 

Kasih yang terutama di dalam kehidupan ini adalah kasih kepada Tuhan, bukan kasih yang setengah hati, melainkan kita dituntut mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa dan akal budi kita, artinya seluruh dengan seluruh kehidupan kita. Seringkali kita susah melakukan sesuatu yang terbaik untuk Tuhan diakibatkan karena kita kurang dan bahkan tidak memiliki kasih. Kasih yang membuat seseorang mudah untuk melakukan sesuatu, baik untuk Tuhan dan sesama. Milikilah kasih yang dari Tuhan, sebab kita tidak mungkin mengasihi Tuhan tanpa kita menerima kasih dari Tuhan.

 

Kasih yang sejati akan memberi dan berkorban bagi Tuhan dan sesama. God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?