PENGAKUAN YANG BENAR

Facebook
WhatsApp
Telegram

Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. (Mat. 16:17)

 

Seorang ayah bertanya kepada anaknya yang masih berusia enam tahun: “Menurut orang-orang, siapakah ayah?” Anak ini pun menjawab: “Ada yang mengatakan pak polisi, Pak RT, ada juga yang memanggil Pak Andi!” Kemudian ayahnya bertanya lagi kepada anaknya: “Menurut kamu, siapakah ayah?” Dengan wajah yang penuh sukacita, anaknya pun menjawab: “Ayahku!” Anak ini mengenal ayahnya dengan pengenalan yang bersifat pribadi dan lebih dalam dibandingkan orang lain.

 

Hal yang serupa ditanyakan oleh Yesus kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” (ay. 13-14). Tetapi Petrus menjawab bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup (ay. 16).
Manusia berdosa tidak mungkin memberi pengakuan yang benar dan sungguh-sungguh jika tidak ada intervensi Allah dalam diri orang itu. Hanya karya Allah secara langsung dalam hati seseorang yang memampukannya memberikan pengakuan yang benar (1 Kor. 12:3). Tuhan Yesus menginginkan kita memiliki pengakuan yang benar, sebuah pengakuan yang dibangun bukan apa kata orang lain, melainkan pengakuan yang timbul karena hubungan pribadi dengan-Nya. Pengakuan yang kita ucapkan berdampak pada hidup yang berserah kepada-Nya.

 

Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: “Terkutuklah Yesus!” dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: “Yesus adalah Tuhan”, selain oleh Roh Kudus. (1 Kor. 12:3). God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?