JADILAH SESUAI KEHENDAK-MU

Facebook
WhatsApp
Telegram

Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk. 1:38)

 

Berbicara tentang Natal, tentu tidak telepas dari tokoh yang dipakai Allah sebagai sarana kelahiran Yesus, yaitu Maria. Sebagai seorang percaya kita tidak menuhankan Maria, sebab Maria hanya alat Tuhan saja. Dibalik ketaatan-Nya menerima mandat Tuhan, ada konsekuensi besar yang siap ditanggung olehnya. Sebagai orang Yahudi, seharusnya Maria tahu bahwa dia terancam diceraikan tunangannya, bahkan dirajam sampai mati (Ul. 22:20-21). Ia sedang mempertaruhkan nyawanya saat mengandung Tuhan Yesus. Pertanyaannya, kenapa ia mau mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan TuhanYesus? Ia mau berkorban secara luar biasa.

 

Satu hal yang kita pelajari dari Maria adalah mengenai ketaatannya untuk dipakai menjadi alat Tuhan. Ia begitu mempercayai perkataan Allah yang disampaikan melalui malaikat Gabriel. Wajar saja kenapa Tuhan mau memakai Maria sebagai ibu biologis dari Tuhan Yesus. Ia bersedia pakai menjadi alat Tuhan untuk menggenapi misi Allah di dunia ini, walaupun konsekuensinya besar. Adakah kita mau memiliki sikap hati seperti Maria yang siap dipakai Tuhan menjadi alat-Nya? Mari kita tanggalkan agenda pribadi kita untuk agendanya Tuhan, kita siap dipakai oleh-Nya.

 

Responi panggilan Tuhan dengan hati yang taat sekalipun konsekuensinya besar, percayalah Dia yang akan menolong dan memampukan kita melewatinya. God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?