HADIAH TERBAIK UNTUK TUHAN

Facebook
WhatsApp
Telegram

Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. (Mat. 2:12)

 

Untuk merayakan ulang tahun seseorang, biasanya setiap kita membawakan sebuah hadiah. Bagi orang yang mendapatkan hadiah tersebut tentu akan sangat sukacita. Natal merupakan peristiwa perayaan tentang lahirnya Sang Juruselamat, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Pada moment natal ini, mungkin kita berpikir mengenai hadiah terbaik apa yang dapat kita berikan untuk Tuhan Yesus? Tentu bukan hal yang bersifat materi, bukan baju mewah atau perhiasan megah. Belajar dari orang Majus yang ingin melihat Juruselamat, mereka datang dengan memberikan pemberian terbaik menurut versi mereka, yaitu emas, kemenyan dan mur. Saat bertemu dengan Yesus mereka sujud menyembah Dia. Bagi mereka Yesus jauh lebih utama dan jauh lebih berharga dari segala sesuatu yang dimilikinya. Lalu hadiah terbaik dan berharga seperti apa yang seharusnya kita berikan untuk Tuhan Yesus? Hadiah terbaik untuk Tuhan Yesus adalah dengan mempersembahkan dan menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada-Nya (Rm. 12:1). Kita mau percaya dan mengasihi Tuhan Yesus dengan segenap hati. Hidup kita tidak kompromi dengan dosa lagi dan taat kepada firman-Nya.

 

Di moment natal ini, sudahkah kita memberi hadiah terbaik kepada Tuhan Yesus dengan rendah hati seperti orang-orang Majus? God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?