MEMILIKI HATI SEORANG HAMBA

Facebook
WhatsApp
Telegram

Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Mrk. 10:45)

 

Pada dasarnya orang suka untuk dilayani daripada melayani. Tuhan Yesus telah memberikan teladan kepada kita untuk memiliki hati seorang hamba, sebagaimana Ia datang ke dunia melayani manusia. Bahkan, Ia memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi kita yang berdosa. Yesus datang ke dunia bukan untuk menjadi terkenal, di elu-elukan, disanjung dan disambut dengan sorak-sorai, walaupun Ia memiliki kesempatan untuk menjadi terkenal. Ia fokus kepada misi kedatangannya ke dunia ini. Ia mengosongkan dirinya dan mengambil rupa seorang hamba (Flp. 2:6-7)

 

Kebesaran yang sejati sebagai pengikut Kristus tidak terletak pada kemegahan kekayaan dan prestasi, tetapi terletak pada sikap hati yang mau melayani Tuhan dan sesama manusia. Kita harus sedemikian mengabdi kepada Tuhan sehingga kita menyatu dengan kehendak-Nya di dunia tanpa menginginkan kemuliaan atau kedudukan. Berhati hamba berarti siap untuk tidak dikenal, tidak dianggap dan tidak diperhitungkan oleh orang lain. Kita hanya memikirkan tentang kepentingan Kristus, apapun yang kita lakukan hanya untuk kemuliaan-Nya. Teladanilah sikap dan karakter Kristus!

 

Tanpa memiliki hati hamba, kita tidak layak melayani Tuhan dan sesame. God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?