MENDIDIK ANAK DALAM FIRMAN TUHAN

Facebook
WhatsApp
Telegram

Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah (Mrk. 10:14)

 

Kita harus menyadari dan mengakui bahwa dunia ini semakin hari semakin merosot moralnya (2 Tim. 3:1-4). Apa yang dikatakan oleh firman Tuhan pasti akan terjadi, ‘yang kudus makin kudu, yang cemar makin cemar’ (Why. 22:11). Alkitab sudah memperingatkan bahwa pergaulan buruk merusakkan kebiasaan baik yang dibangun sekian tahun lamannya (1 Kor. 15:33). Apapun yang diajarkan oleh orang tua mencakup, Pendidikan jasmani maupun rohani, semuanya bisa menjadi rusak oleh pengaruh pergaulan buruk. Untuk itu, setiap orang tua harus mendidik anaknya sesuai dengan firman Tuhan sejak kecil.

 

Masalahnya, terkadang orang tua memiliki alasan untuk tidak membawa anak-anaknya datang kepada Tuhan Yesus. Percuma mereka dibawa ibadah sekolah Minggu sebab mereka tidak akan mengerti apa yang diajarkan. Keluarga memainkan peran kunci dalam membentuk kepribadian seorang anak sejak dini. Keluarga sampai kapan pun tetap menjadi pusat/sentral di mana nilai-nilai dan pola kehidupan seseorang terbentuk (Ul. 6:4-9). Jangan menunggu anak-anak rusak oleh pergaulan dunia baru dibawa kepada Tuhan Yesus.

 

Setiap orang tua punya peran untuk melakukan amanat agung di dalam keluarga, yaitu mendidik anak. God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?