SEMUANYA AKAN BAIK

Facebook
WhatsApp
Telegram

Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.” (Mrk. 7:37)

 

Hari ini kita mendengar Yesus menyembuhkan orang tuli dan gagap yang dibawa kepada-Nya. Yesus pun memisahkan ia dari orang banyak dengan tujuan agar Yesus dapat berhadapan secara pribadi dengan orang yang akan disembuhkan; sehingga yang sakit merasa disapa dan diperhatikan secara khusus. Tuhan Yesus benar-benar memperhatikan orang yang mengalami sakit ini, hal itu menunjukkan bahwa Tuhan Yesus sangat mengasihi orang tersebut. Yesus empati dengan kondisi orang itu sehingga Dia menarik nafas, lalu berdoa dan berkata “efata yang artinya terbukalah.” Alhasil, orang itu dapat mendengar dan berkata-kata dengan baik.

 

Kisah tentang orang yang tuli dan gagap ini mengingatkan kondisi yang seringkali kita alami. Seringkali sebagai anak-anak Tuhan kita tuli dan gagap akan firman Tuhan. Telinga yang tuli membuat kita tidak dengar-dengaran terhadap firman Tuhan. Mulut yang gagap membuat kita sukar untuk memperkatakan firman, bahkan sukar untuk mewartakan kebenaran firman. Oleh karena itu, kita harus datang kepada Yesus agar Dia berkenan menyembuhkan ketulian dan kegagapan kita sehingga kita dapat mendengarkan dan memperkatakan firman dengan baik dan benar. Di dalam Yesus semuanya akan menjadi baik, melalui tangan-Nya akan terjadi banyak mujizat.

 

Hanya Yesulah yang dapat menyembuhkan segala kelemahan hidup kita, di dalam Dia semuanya menjadi baik. God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?