HAMBA YANG SETIA

Facebook
WhatsApp
Telegram

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. (Mat. 24:46)

 

Tuhan Yesus melukiskan kedatangan-Nya kembali pada akhir zaman layaknya seorang tuan yang pulang dari perjalanan jauh. Hamba-hambanya yang menanti saat kepulangannya pun memiliki respon yang berbeda. Yang pertama, tetap berjaga-jaga dengan melaksanakan tanggung jawabnya (ay. 46). Yang kedua, bersikap acuh tak acuh dan bertindak semauanya sendiri (ay.48-49). Pertanyaannya, diposisi manakah kita berada? Apakah kita benar-benar menjadi hamba yang setia atau justru sebaliknya?

 

Salah satu status orang yang telah ditebus oleh darah Yesus adalah hamba. Seorang hamba akan selalu patuh dan setia pada tuannya. Kesetiaan kita pun bukan setia yang pasif, namun aktif. Artinya dalam menanti kedatangan-Nya kita giat untuk melakukan panggilan hidup kita. Apalah artinya kita menjadi orang Kristen namun hidup kita tidak berubah dan berbuah. Pengharapan yang kita nantikan di dalam Kristus adalah pengharapan yang pasti, tidak seperti apa yang dijanjikan dunia yang tidak pasti. Maka dari itu, nantikanlah kedatangan Kristus dengan sikap hati yang setia dan bertanggung jawab di hadapan Tuhan.

 

Alangkah baiknya jika kita menantikan kedatangan Kristus dengan giat dan setia, sebab itu membuktikan betapa kita percaya Dia benar-benar akan datang. God bless!!!

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?