MELAYANI DENGAN BELAS KASIHAN

Facebook
WhatsApp
Telegram

Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. (Mat. 9:35)

 

Melihat semua pelayanan yang Tuhan Yesus lakukan membuktikan bahwa apa yang Ia katakan adalah benar, bahwa “sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Mat. 20:28). Yesus benar-benar mengasihi jiwa-jiwa dengan penuh belas kasihan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, belas kasihan artinya perasaan iba atau sedih melihat orang lain menderita. Perasaan inilah yang mendorong Tuhan Yesus untuk melakukan mujizat-mujizat-Nya. Dia tidak hanya melihat saja, tetapi Tuhan Yesus jug berusaha meringangkan dan bahkan melepaskan mereka dari segala kelemahan hidup mereka.

 

Melayani perlu didasari perasaan belas kasihan. Tanpa belas kasihan pelayanan kita akan menjadi pelayanan yang penuh dengan motivasi yang salah. Memang tidak mudah untuk melayani Tuhan, selalu ada tantangan. Mungkin juga ada perasaan lelah, karena tidak semua orang yang kita layani mudah ditangani, tidak sedikit mengalami penolakan. Terkadang juga ada perasaan ingin mundur dari pelayanan, tetapi sebelum melangkah mundur, ingatlah kembali akan jiwa-jiwa, pandanglah mereka dengan penuh belas kasihan. Banyak orang yang perlu uluran tangan kita, mereka yang mengalami sakit, dibelenggu dosa, hidup dalam kepahitan, mereka semua perlu dipulihkan di dalam Yesus. Tuhan Yesus mau memakai kita untuk menjadi alat-Nya, untuk itu milikilah hati yang penuh dengan belas kasihan, yang merindukan jiwa-jiwa diselamatkan oleh Tuhan Yesus.

 

Pelayanan tanpa belas kasihan pelayanan akan menjadi pelayanan yang penuh tendensius. God bless

More to explorer

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 199

Rabu, 17 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 5-8 SELALU MELIBATKAN TUHAN Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Samuel 5:25) Kehidupan Raja Daud memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 198

Selasa, 16 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 2 Samuel 1-4 TERUSLAH MENJALANI HIDUP Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?” Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah.” Lalu kata Daud: “Ke mana aku pergi?” Firman-Nya: “Ke Hebron (2 Samuel 2:1)

[BREAD OF LIFE – GIVES LIFE] BOL 365 | DAY 197

Senin, 15 Juli 2024 Pembacaan Alkitab, 1 Samuel 29-31 JANGAN BERHENTI UNTUK PERCAYA Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1

No Comments

Post A Comment

×

Powered by WhatsApp Chat, Setup by GBI The City Tower

× Butuh Bantuan?