Rabu, 22 Maret 2023 Pembacaan Alkitab; Keluaran 13-15 ADAKAH YANG MUSTAHIL BAGI DIA? “Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.” (Keluaran 14:21) Bangsa Israel berada dalam keadaan terdesak. Ketika mereka dikejar oleh pasukan Mesir dari belakang, dan berhadapan juga dengan laut Teberau di depan mereka. Namun dengan iman, Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan mujizatpun terjadi seperti yang dituliskan dalam keluaran 14:21. Dan bangsa Israel berjalan di tanah yang kering oleh karena kuat kuasa Allah yang memimpin mereka. Bahkan Allah mengalahkan seluruh tentara Mesir, yang ditenggelamkan ditengah lautan setelah bangsa Israel menyeberangi laut Teberau tersebut. Dengan cara yang ajaib Allah berperang bagi umat-Nya dan menyelamatkan bangsa Israel dari tangan Mesir. Perbuatan ajaib Tuhan itu membuat bangsa Israel melihat betapa besar perbuatan yang dilakukan Allah, dan membuat mereka takut dan percaya kepada Allah (ay. 31). Dari pengalaman bangsa Israel tersebut kita dapat belajar bahwa ditengah keadaan hidup yang sulit & mungkin ada banyak hal yang membuat kita seolah ingin menyerah. Ingatlah bahwa kita memiliki Allah yang penuh kuasa. Bagi-Nya tidak ada yang mustahil dan Ia adalah Allah yang berperang bagi umatNya. Sebab itu, mari kita belajar untuk berserah dan percaya kepada-Nya dengan segenap hati di tengah segala gejolak kehidupan yang kita alami. Percayalah bahwa Allah sanggup mengadakan mujizat diluar kemampuan dan pemikiran kita. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37)
Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat (Luk. 23:53) Ketika kita mengasihi seseorang dengan tulus, tanpa diminta pasti kita akan melakukan apapun untuk orang yang kita kasihi. Waktu, tenaga, pikiran bahkan uang tidak akan pernah menjadi persoalan. Satu pertanyaan penting bagi kita, sudahkah kita berkorban untuk orang yang kita kasihi, terlebih lagi bagi Tuhan Yesus. Hari ini kita belajar dari Yusuf orang Arimatea. Yusuf dari Arimatea meminta jenazah Yesus dari Pilatus, dan kemudian ia membaringkan jenazah itu di dalam sebuah kuburan yang baru yang ia telah siapkan. Yusuf telah memilih untuk mempersembahkan waktu, uang, dan usahanya untuk mengurus jenazah Yesus, dan tindakan ini menunjukkan betapa besar kasih dan penghormatan Yusuf kepada Yesus. Kita juga dipanggil untuk berkorban untuk Tuhan Yesus. Kita dipanggil untuk mempersembahkan hidup kita kepada-Nya, dengan memberikan waktu, uang, bakat, dan segala sesuatu yang kita miliki untuk melayani-Nya. Ketika kita melakukan itu, kita menunjukkan kasih dan penghormatan kita kepada-Nya. Tentu saja, berkorban untuk Tuhan Yesus tidak selalu mudah. Kadang-kadang kita mungkin merasa tidak mampu atau terlalu sibuk untuk memprioritaskan pelayanan-Nya dalam hidup kita. Namun, percayalah bahwa apa pun yang kita lakukan untuk Tuhan tidak akan pernah kembali dengan sia-sia. Kasih menuntut kita untuk rela berkorban! Tanpa pengorbanan kasih hanyalah sekedar omon kosong. God bless!!!
Selasa, 21 Maret 2023 Pembacaan Alkitab; Keluaran 9 – 12 ALLAH BAIK BAGI ORANG YANG BERHARAP KEPADA-NYA TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia. Ratapan 3:25 Ada kalanya ketika badai melanda, waktu menjadi begitu lambat, seolah badai dan pergumulan datang tiada henti dan tak kunjung berakhir. Umumnya kita akan melakukan berbagai upaya, mengusahakan jalan keluar secepat mungkin, menyusun strategi untuk mendapatkan solusi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Percayalah kasih setia Tuhan tidak pernah habis bagi mereka yang percaya dan selalu berharap kepada Tuhan. Tuhan telah membuktikan bahwa Ia tidak pernah meninggalkan mereka yang dikasihi-Nya. Seperti ketika bangsa israel hidup dalam perbudakan di Mesir, Tuhan mendengar jeritan kesesakan mereka. Jadi, percayalah selalu kepada Dia, sebab tidak selamanya Ia membiarkan badai menerpa, Allah itu baik terhadap orang yang menantikan & Mencari Nya. Tetaplah pegang janji Tuhan, luangkan waktu lebih banyak bukan untuk terus berkeluh kesah, tapi untuk masuk hadiratNya, memandang wajahNya dan mendengarkan suara Tuhan lebih lagi. Yeremia 17:5 Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ketika persoalan hidup melanda, sangat mudah bagi kita untuk fokus pada rasa sakit, masalah, tekanan, dan penderitaan. Mari kita meresponi dengan benar, sesuai dengan firman Tuhan yaitu dengan mengubah fokus dan perhatian kita hanya kepada Allah dan selalu andalkan Tuhan dalam setiap kehidupan kita. Jangan sampai persoalan atau masalah itu mengganggu dan mengalihkan fokus kita kepada Tuhan sehingga kita tidak lagi mengandalkanNya dalam hidup ini. Ubah cara berpikir dan respon kita dalam menghadapi tantangan, tetaplah selalu fokus pada kasih-Nya yang sempurna.
Senin, 20 Maret 2023 Pembacaan Alkitab; Keluaran 5 – 8 KEHADIRAN ALLAH BAGI UMAT PILIHAN NYA Sebab Aku akan mengadakan perbedaan antara umat-Ku dan bangsamu. Besok tanda mujizat ini akan terjadi.” Keluaran 8:23 Ketika bangsa Israel ada di dalam perbudakan bangsa Mesir, bangsa Israel banyak menghadapi tekanan yang luar biasa. Akan tetapi ketika Tuhan menunjukkan kuasaNya kepada bangsa Israel, Tuhan membuat perbedaan yang nyata antara umat Tuhan dan bikan Umat Nya. Tuhan selalu punya cara untuk memelihara umat-Nya. Dia selalu kreatif memperlihatkan betapa spesial kita di mata-Nya. Dia akan selalu merawat dan memberi kita kelegaan dalam melewati setiap masa-masa sulit kita. Allah tidak akan pernah membiarkan dan meninggalkan umat pilihanNya. Tuhan akan menyatakan perbuatan Nya yang besar bagi setiap umat yang dikasihiNya. Marilah kita tetap hidup melekat kepadaNya, Taat dan Setia sampai akhir, melakukan Firman-Nya dan jangan menyimpang dari jalan-Nya. Mujizat dan pertolongan Tuhan akan kita alami bukan karena perbuatan baik kita, akan tetapi karena ada maksud Tuhan bagi kita, yaitu agar kehidupan kita dapat dipakai untuk memuliakan Tuhan.
Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, l katanya: “Sungguh, orang ini adalah orang benar!” (Luk. 23:47) Ketika kita masih belajar di sekolah, seringkali kita sukar untuk memahami apa yang diajarkan oleh guru kita. Meskipun guru kita sudah mengajar kita dengan berbagai metode, namun terkadang kita dapat mengerti dengan sendirinya melalaui pengalaman hidup sehari-hari. Firman Tuhan hari ini menceritakan tentang seorang perwira Romawi tersebut mengatakan yang menyadari bahwa Yesus adalah Anak Allah.” Meskipun perwira tersebut bukan seorang pemeluk agama Kristen, ia menyadari kebenaran bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah. Kisah seorang perwira cocok dengan pepatah bawah kebenaran akan selalu terungkap pada saatnya. Terkadang, orang yang paling tidak diharapkan dapat menyadarkan kebenaran pada kita. Perwira Romawi tersebut sebelumnya membenci Tuhan Yesus, namun pada akhirnya ia sadar bahwa Yesua adalah Anak Allah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga harus belajar untuk memahami bahwa kebenaran tidak selalu datang dari orang-orang yang dianggap sebagai pemimpin spiritual atau orang-orang yang memiliki pengetahuan yang lebih tinggi. Kebenaran bisa datang dari mana saja, bahkan dari orang yang dianggap tidak berharga atau tidak berpendidikan sekalipun.Oleh karena itu, mari kita belajar untuk membuka pikiran dan hati kita untuk menerima kebenaran dari sumber mana pun. Kita tidak boleh menutup mata dan hati kita terhadap kebenaran hanya karena sumbernya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Sebagai manusia yang berakal, kita harus selalu bersikap terbuka dan bijak dalam menerima dan memahami kebenaran, terlebih lagi kebenaran firman Tuhan. Jangan terlambat memahami kebenaran! Bersikaplah terbuka terhadap kebenaran, karena kebenaran akan memerdekakan kita. God bless!!!
Minggu, 19 Maret 2023 Pembacaan Alkitab; Keluaran 1 – 4 TUHAN YANG MEMBEBASKAN Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir. Keluaran 6:7 Tuhan berbicara kepada Musa, Dia akan membebaskan umat Israel dari kerja paksa dan perbudakan Mesir dengan tangan-Nya yang kuat. Tuhan ingin Musa dan kita semua tahu bahwa tangan yang kuat itu adalah Allah. Allah yang kita sembah bukan hanya meneguhkan janjiNya, namun Dia juga adalah Allah yang setia pada janji-Nya. Disaat kita menyadari ada tangan Tuhan yang mampu membebaskan kita, Tuhan yang kita sembah tak akan pernah tinggal diam melihat kesengsaraan kita, Dia peduli dan Pasti akan menolong kita. Ketika diperhadapkan dalam kondisi yang seolah-olah buntu dan tidak ada jalan keluar, percayalah Allah akan membukakan jalan bagi kita. Di saat merasa putus asa, marilah kita terus mengingat kembali segala perbuatan Tuhan yang hebat dalam hidup kita. Merasa takut dan putus asa merupakan hal yang manusiawi, tetapi tidak boleh terlarut terlalu lama dalam kondisi tersebut dan harus segera bangkit. Mazmur 20:6 Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya. Dia bukan hanya membebaskanmu dalam lembah kekelaman melainkan Dia juga yang akan memberikan kemenangan dalam hidupmu.
Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat (Luk. 23:34) Kasih orang tua kepada anaknya tidak ada batasnya. Senakal atau sebandel apapun anaknya, orang tua yang benar tidak akan pernah membuang anaknya. Orang tua akan mengampuni anaknya saat membuat kesalahan, tetapi belum tentu dengan seorang anak. Jika orang tua melakukan kesalahan, akan timbul kepahitan atau luka batin. Kasih orang tua kepada anaknya inilah yang menggambarkan kasih Tuhan Yesus kepada kita. Pada saat Tuhan Yesus disalibkan, muncullah perkataan dari mulut Tuhan Yesus “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Kalimat ini sangat memukau karena menunjukkan kasih dan kemurahan hati Yesus yang tak terbatas, bahkan pada saat-saat yang sangat sulit bagi-Nya sendiri. Hari ini kita diajarkan untuk memiliki hati yang penuh kasih, kebijaksanaan, dan belajar untuk memaafkan dan berdoa untuk orang lain, bahkan ketika mereka melakukan kesalahan yang besar terhadap kita. Hal ini akan memperkuat iman kita dan membantu kita hidup lebih dekat dengan Yesus Kristus karena tidak ada luka batin di dalam hidup kita. Ketika kita memilih untuk memaafkan dan memberikan kesempatan bagi orang lain untuk memperbaiki kesalahannya, kita telah mengikuti teladan Tuhan Yesus. God bless!!!
Sabtu, 18 Maret 2023 Pembacaan Alkitab: Matius 26-28 “KUASA DI SORGA DAN DI BUMI” “Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.” (Matius 28:18) Tuhan Yesus mengatakan firman ini kepada para murid, tidak lama setelah kebangkitan Nya.Yesus memiliki kuasa dan otoritas untuk memerintah, mengendalikan, dan menciptakan segala sesuatu, baik yang ada di sorga & di bumi, supaya semua berjalan sesuai dengan kehendak-Nya. Saat Ia hendak memberi kuasa kepada para murid-Nya, untuk mengerjakan Amanat Agung, Ia perlu menjelaskan bahwa dengan kuasa disurga & dibumi Ia melakukan hal itu, Segala kuasa sejak semula memang adalah milik Tuhan Yesus. Kepada-Nya telah diberikan kuasa atas segala yang hidup, sehingga Ia dapat memberikan kehidupan yang kekal kepada semua orang yang telah dipilih-Nya. Dengan demikian, Ia dapat terus mengerjakan dan menuntaskan karya keselamatan bagi kita. Janganlah ragu atas kuasa yang dimiliki oleh Tuhan Yesus. Ia benar-benar berkuasa atas segala sesuatu di sorga dan di bumi. Ia berkuasa atas kehidupan, sebab Ia telah mengalahkan maut. Ia memberikan kehidupan kekal bagi orang yang percaya kepada-Nya.
Jangan ragu untuk menghubungi kami.